Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID — Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons dampak geopolitik global menyusul penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi dunia.

Salah satu langkah antisipatif yang ditempuh adalah mempercepat realisasi impor minyak mentah dari Amerika Serikat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah akan mengoptimalkan skema Agreement on Reciprocal Trade (ART) melalui kerja sama dengan perusahaan energi global Chevron dan ExxonMobil.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan ketahanan pasokan energi nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah.

Langkah cepat pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari Projo. Ketua Bidang Ekonomi, Industri, dan Investasi DPP Projo, Bonar Sianturi, menilai pengalihan sumber impor minyak ke Amerika Serikat sebagai keputusan strategis yang tepat.

“Penutupan Selat Hormuz adalah red alert bagi energi global. Kami mengapresiasi langkah cepat Menko Perekonomian dan Pertamina yang sigap mencari alternatif pasokan. Diversifikasi impor dari AS merupakan bentuk perlindungan nyata terhadap stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat agar tidak terdampak lonjakan harga energi secara mendadak,” ujar Bonar dalam keterangan tertulis kepada Mevin.ID.

Bonar menambahkan, kekuatan fundamental ekonomi nasional, yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39 persen serta cadangan devisa yang memadai, perlu dibarengi dengan keberanian mengambil keputusan strategis di tengah dinamika geopolitik global.

“DPP Projo mendukung penuh percepatan nota kesepahaman ini agar ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah memanasnya tensi Iran–AS–Israel,” tegasnya.

Dalam pernyataan resminya, DPP Projo juga menekankan pentingnya diversifikasi jalur dan sumber energi sebagai langkah yang tidak bisa ditawar.

Ketergantungan pada satu jalur logistik utama di kawasan Timur Tengah dinilai berisiko tinggi, terutama ketika konflik bersenjata berpotensi mengganggu arus distribusi minyak dunia.

Selain itu, Projo meminta pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak dunia yang telah melampaui asumsi APBN.

Pasokan dari Amerika Serikat diharapkan dapat menjadi bantalan agar harga bahan bakar minyak di dalam negeri tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

Meski situasi geopolitik global penuh ketidakpastian, Projo mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis.

Dengan fondasi ekonomi yang solid dan kepemimpinan yang responsif, Indonesia diyakini mampu melewati dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah sambil terus memperkuat kemandirian energi nasional.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus
Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik
Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan
Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’
Menteri UMKM Bongkar Biang Kerok Banjir Impor China: Permainan Kargo dan Oknum Bea Cukai

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:40 WIB

bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:04 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru