Selat Hormuz Membara: Iran Mulai Serang Kapal Tanker, Kapal Berbendera Palau Terbakar

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tanker SKYLIGHT terbakar menyerang Iran di Selat Hormuz. (AFP/-)

i

Kapal tanker SKYLIGHT terbakar menyerang Iran di Selat Hormuz. (AFP/-)

TEHERAN, Mevin.ID – Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang mengancam stabilitas ekonomi global.

Militer Iran secara resmi mengonfirmasi telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal tanker minyak yang nekat melintasi Selat Hormuz, menyusul penutupan jalur laut vital tersebut oleh Teheran sejak Sabtu (28/2).

Kapal SKYLIGHT Jadi Sasaran

Salah satu insiden paling fatal menimpa kapal tanker SKYLIGHT berbendera Palau. Kapal tersebut dilaporkan terkena serangan di posisi lima mil laut sebelah utara Pelabuhan Khasab, Kegubernuran Musandam.

Berdasarkan laporan Pusat Keamanan Maritim Oman, serangan ini menyebabkan kepulan asap hitam membubung tinggi dan kapal nyaris tenggelam.

  • Korban: 4 orang dilaporkan terluka.
  • Evakuasi: Seluruh 20 penumpang (15 warga India dan 5 warga Iran) telah berhasil dievakuasi.

Televisi pemerintah Iran menyebut tindakan ini diambil karena kapal tersebut “secara ilegal mencoba” melanggar perintah larangan melintas yang dikeluarkan militer Iran pasca-serangan udara Amerika Serikat dan Israel.

Dampak Penutupan Jalur Logistik Global

Penutupan Selat Hormuz merupakan respons langsung Iran atas Operasi ‘Epic Fury’ yang dilancarkan AS-Israel, yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Langkah Iran menyerang tanker minyak ini diprediksi akan membuat harga minyak mentah dunia melambung tinggi.

Ancaman Balasan dari Trump

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal bahwa ketegangan belum akan mereda. Trump menyebut bahwa jumlah tentara AS yang tewas akibat serangan balasan Iran mungkin bertambah dan bersumpah akan memberikan balasan yang lebih dahsyat.

“Rencana untuk menghancurkan musuh sudah berjalan. Kami tidak akan membiarkan gangguan terhadap jalur perdagangan internasional,” ujar Trump dalam sebuah pernyataan singkat.

Saat ini, dunia internasional sedang menantikan langkah diplomasi untuk mencegah perang total, sementara militer Iran di bawah komando baru IRGC, Ahmad Vahidi, dilaporkan terus memperketat penjagaan di sepanjang pesisir Selat Hormuz.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”
Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:12 WIB

LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terbaru