Seleksi Pimpinan Baznas Kota Bekasi Menuai Polemik, Timsel Diduga Loloskan Kader Parpol

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Baznas Kota Bekasi Foto : dakta.com

Ilustrasi Baznas Kota Bekasi Foto : dakta.com

BEKASI, Mevin.ID – Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi periode 2026-2031 diterpa isu miring. Tim Seleksi (Timsel) diduga meloloskan calon yang masih aktif sebagai pengurus partai politik, sebuah langkah yang dinilai melanggar aturan administrasi dasar.

Berdasarkan pengumuman nomor 006/Timsel-BAZNAS/XII/2025, terdapat 29 nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Namun, sorotan tertuju pada salah satu kandidat berinisial SA (nomor urut 25). SA diduga kuat masih menjabat sebagai wakil sekretaris di salah satu partai politik di Kota Bekasi.

Melanggar Pakem Administrasi

Dugaan ini memicu reaksi keras karena bertentangan langsung dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Timsel sendiri. Dalam surat nomor 003/Timsel-BAZNAS/XI/2025 poin ketujuh, disebutkan secara eksplisit bahwa calon pimpinan “Tidak menjadi anggota partai politik.”

Ketua Titah Rakyat Bekasi, M. Ali Akbar, menyayangkan lemahnya verifikasi yang dilakukan oleh tim seleksi. Menurutnya, ketidaktegasan ini bisa merusak kredibilitas Baznas sebagai lembaga pengelola dana umat.

“Dari 29 nama yang lolos, muncul banyak pertanyaan dan kecaman. Ada kesan bahwa kursi pimpinan Baznas kini menjadi rebutan kepentingan politik atau kelompok tertentu,” ujar Ali kepada awak media, Senin (29/12/2025).

Kekhawatiran Penurunan Kepercayaan Publik

Ali menekankan bahwa Baznas seharusnya menjadi wadah pengabdian untuk membantu warga di garis kemiskinan, bukan tempat mencari keuntungan materi atau jabatan politik.

Ia juga menyoroti realitas penghimpunan zakat di Kota Bekasi yang saat ini belum mencapai 10 persen dari potensi yang ada.

“Ini bisa terjadi karena proses seleksi yang tidak beres sejak awal. Jika kriteria kejujuran, amanah, dan profesionalitas diabaikan demi kepentingan ormas atau partai, maka kepercayaan muzakki (pembayar zakat) akan runtuh,” tegasnya.

Desakan Evaluasi Total

Narasi yang berkembang di masyarakat saat ini mengarah pada dugaan adanya “titipan” kelompok tertentu untuk menduduki kursi pimpinan Baznas.

Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan pengelolaan dana zakat tidak akan tepat sasaran dan hanya menguntungkan kelompok pimpinan yang terpilih.

Masyarakat dan pengamat mendesak agar pihak berwenang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil seleksi administrasi tersebut.

Langkah tegas diperlukan untuk memastikan pimpinan Baznas Kota Bekasi ke depan adalah sosok yang benar-benar independen dan berintegritas tinggi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks
PJU Kota Bandung Banyak yang Rusak, Diperparah Guyuran Hujan
Tragedi Tambang Emas Gunung Pongkor: Puluhan Penambang Keracunan Gas CO, 5 Korban Dilarikan ke Klinik
Nyanyian’ Sarjan Berlanjut: KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin Terkait Kasus Suap Proyek

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:05 WIB

Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:21 WIB

“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:11 WIB

Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Berita Terbaru