Sempat Dinilai Menyesatkan, Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Presiden Soal BPJS PBI

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden RI dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

i

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden RI dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

DENPASAR, Mevin.ID – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden RI dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

Permintaan maaf ini buntut dari pernyataan sebelumnya yang menyebut penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan instruksi khusus Presiden.

Mensos Saifullah Yusuf sempat menegur keras pernyataan tersebut karena dianggap bisa menyesatkan opini publik.

Klarifikasi: Bukan Niat Menyesatkan

Jaya Negara mengklarifikasi bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk mendiskreditkan pemerintah pusat.

Ia menjelaskan bahwa pernyataannya merujuk pada Inpres Nomor 4 Tahun 2025 tentang peningkatan akurasi data kemiskinan (DTSEN) agar bantuan lebih tepat sasaran.

“Sejujurnya sedikit pun tidak ada niat kami seperti itu (menyesatkan). Maksud kami adalah meningkatkan akurasi data agar lebih tepat sasaran,” ujar Jaya Negara di Denpasar, Sabtu (14/2/2026).

Kebijakan pusat tersebut kemudian berimplikasi pada penonaktifan warga yang masuk dalam kategori desil 6 hingga 10. Di Denpasar, sebanyak 24.401 jiwa terdampak oleh kebijakan penonaktifan dari Kemensos ini.

Solusi Cepat: Pemkot Denpasar Talangi Rp 9,72 Miliar

Meski sempat terjadi selisih paham komunikasi dengan pusat, Jaya Negara menegaskan prioritas utamanya adalah keselamatan warga.

Ia tidak ingin ada warga Denpasar yang gagal mendapatkan layanan medis darurat, seperti cuci darah, hanya karena kartunya mati.

Langkah konkret yang diambil Pemkot Denpasar antara lain:

  • Anggaran APBD: Mengalokasikan dana sekitar Rp 9,7 Miliar untuk menalangi iuran warga yang dicoret pusat.
  • Aktivasi Kembali: Hingga 12 Februari 2026, sebanyak 23.779 jiwa dari total yang dinonaktifkan telah berhasil diaktifkan kembali menggunakan dana daerah.
  • Verifikasi Lanjutan: Pemkot akan tetap melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan hanya warga yang benar-benar tidak mampu yang tetap dibiayai negara.

“Kami jamin diaktifkan dulu semua agar masyarakat tidak kasihan. Setelah itu baru nanti diverifikasi agar tidak kena audit BPK,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:32 WIB

Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Berita Terbaru