Sempat Lumpuhkan Bekasi 4,5 KM, Sopir Angkot & Pemkot Capai Kesepakatan Soal Trans Beken

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan para sopir angkutan kota (angkot) membuat Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, lumpuh total pada Kamis (12/2/2026).

i

Aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan para sopir angkutan kota (angkot) membuat Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, lumpuh total pada Kamis (12/2/2026).

BEKASI, Mevin.ID – Setelah sempat membuat jantung Kota Bekasi berhenti berdetak selama beberapa jam, aksi blokade jalan yang dilakukan ratusan sopir angkutan kota (angkot) akhirnya berakhir.

Para sopir membubarkan diri dari Jalan Ahmad Yani pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB setelah tercapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Sebelumnya, aksi mogok massal ini melibatkan hampir seluruh trayek angkot di Bekasi, mulai dari K-07 (Terminal-Seroja) hingga K-02 (Pondok Gede), yang memprotes operasional bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken).

Poin-Poin Kesepakatan: Trans Beken Gak Lagi Gratis!

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengungkapkan bahwa dialog bersama Organda dan perwakilan sopir angkot telah menghasilkan beberapa poin penting untuk meredam konflik:

Pemberlakuan Tarif Mulai 1 Maret

Awalnya, Trans Beken direncanakan gratis untuk menarik minat warga. Namun, per 1 Maret 2026, tarif resmi akan diberlakukan untuk Trans Beken rute Harapan Indah-Terminal Bekasi serta Bis Kita rute Vida-Summarecon.

Ini dilakukan agar persaingan harga dengan angkot tetap sehat.

Evaluasi 48 Titik Henti

Dishub berjanji akan mengevaluasi kembali 48 titik henti bus Trans Beken yang dianggap bersinggungan langsung dengan jalur angkot.

Evaluasi ini bertujuan agar kedua moda transportasi tersebut tidak saling “rebutan” penumpang di titik yang sama.

Sempat Macet Total dan Berakhir Damai

Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini sempat menyebabkan kemacetan parah hingga 4,5 kilometer.

Berdasarkan pantauan udara, akses menuju Tol Barat dan Summarecon sempat tidak bergerak sama sekali karena angkot sengaja dijejerkan menutupi jalan protokol.

Namun, setelah hasil audiensi diumumkan, massa mulai mencair dan membawa armada mereka kembali beroperasi. Jalur Ahmad Yani yang tadinya penuh sesak kini sudah mulai kembali lancar.

Evaluasi Terus Berjalan

Pihak Pemkot Bekasi menegaskan bahwa evaluasi terhadap transportasi publik akan terus dilakukan secara menerus, baik diminta maupun tidak melalui aspirasi di jalanan.

“Kepastian tadi sudah dicapai kata sepakat. Kami akan terus melakukan evaluasi demi kenyamanan semua pihak,” tegas Zeno Bachtiar.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis
Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi
Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra
Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:06 WIB

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:40 WIB

Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:34 WIB

Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:08 WIB

Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi

Berita Terbaru