Sepanjang 2025, 62 Warga Badui Digigit Ular Tanah, 11 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Mevin.ID  – Ancaman ular berbisa masih menjadi persoalan serius bagi kesehatan warga Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten. Sahabat Relawan Indonesia (SRI) mencatat sebanyak 62 warga Badui menjadi korban gigitan ular tanah (Calloselasma rhodostoma) sepanjang tahun 2025.

Mirisnya, dari total puluhan kasus tersebut, 11 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat komplikasi racun dan keterlambatan penanganan medis.

Faktor Risiko: Bertani di Semak Belukar

Koordinator SRI, Muhammad Arif Kirdiat, menjelaskan bahwa tingginya angka kasus ini tidak lepas dari aktivitas harian warga Badui. Sebagai masyarakat agraris, warga Badui rutin bercocok tanam di ladang dan membuka kawasan hutan perbukitan.

“Mereka berpotensi besar menjadi korban karena ular tanah sering berlindung di balik rerumputan atau semak belukar di area ladang mereka,” ujar Arif dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Penyebab Kematian: Terlambat ke Puskesmas

Faktor utama yang menyebabkan tingginya angka kematian adalah akses dan informasi. Arif menyebutkan bahwa para korban yang meninggal umumnya terlambat dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Selain masalah geografis, ketersediaan Serum Anti Bisa Ular (SABU) di puskesmas setempat pada masa lalu juga sempat menjadi kendala. Namun, kini upaya mitigasi terus ditingkatkan melalui keberadaan tiga Poskesdes (Ciboleger, Nangerang, dan Cijahe) serta Klinik SRI yang siap siaga memberikan pertolongan pertama.

Pemprov dan Pemkab Pastikan Stok Serum Aman

Menanggapi risiko yang mengintai 11.600 warga di 68 perkampungan Badui tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan ketersediaan serum anti bisa ular kini telah terpenuhi.

Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Eka Darmana Putra, menyatakan pihaknya telah menyiagakan 5 hingga 10 vial serum di setiap puskesmas penyangga, yakni:

  • Puskesmas Cisimeut
  • Puskesmas Cirinten
  • Puskesmas Bojongmanik
  • Puskesmas Muncang
  • Puskesmas Sobang

“Kami berterima kasih kepada Pemprov Banten dan Pemkab Lebak. Kini masyarakat bisa segera mendapatkan penanganan medis tanpa harus menunggu lama,” kata Sekretaris Desa Kanekes, Medi.

Warga diimbau untuk tidak lagi mengandalkan pengobatan tradisional semata dan segera melapor ke petugas medis jika terjadi insiden gigitan ular guna mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Jadi Operasi Ketiga di Awal 2026
Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 
Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK
Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air
Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga
Duka di Tengah Banjir Bekasi: Seorang Lansia Meninggal Terseret Arus, Ratusan Warga Mulai Mengungsi
Ketika Kekhawatiran Warga Cirebon Tak Terbendung terkait Kebun Sawit Ilegal di Bukit Cigobang
Bekasi Dikepung Banjir Hebat: 16 Kecamatan Terendam, Ribuan KK Terdampak dan Jalur Transportasi Lumpuh

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:30 WIB

KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT, Jadi Operasi Ketiga di Awal 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 19:00 WIB

Warga Resah, Pengerukan di Perbukitan Cikuya Lagadar Bandung Terus Berlangsung 

Senin, 19 Januari 2026 - 18:09 WIB

Mahamuda Sebut Banjir Bekasi 2026 ‘Dosa Tata Ruang’ Terencana, Desak Audit Investigatif Anggaran SDABMBK

Senin, 19 Januari 2026 - 17:05 WIB

Banjir 45 Hari Tak Kunjung Surut, Rumah Panggung Bantuan di Karawang Akhirnya ‘Keok’ Terendam Air

Senin, 19 Januari 2026 - 13:59 WIB

Viral Video ‘Pondasi Batu Cabluk dan Pasir’, Proyek PJU Pemprov Jabar di Berbagai Daerah Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru