Sesar Cimandiri 100 KM Membentang di Jawa Barat, Bandung Raya Masuk Radius Bahaya Gempa

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Ancaman kegempaan di wilayah Bandung Raya kini tidak hanya tertuju pada Sesar Lembang.

Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) BRIN baru-baru ini menyoroti aktivitas Sesar Cimandiri, sebuah sesar aktif sepanjang 100 kilometer yang membentang dari Pelabuhan Ratu hingga Padalarang, Bandung Barat.

Putri Natari Ratna, Perekayasa Ahli Pertama BRIN, menjelaskan bahwa penelitian komprehensif bertajuk “Geological and geomorphological insights into the Cimandiri Fault system” tengah dilakukan untuk memetakan risiko nyata dari pergerakan kerak bumi ini.

Teknologi Canggih untuk Deteksi Dini

Dalam mengupas karakteristik Sesar Cimandiri, BRIN tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional. Sejumlah teknologi mutakhir dikerahkan, di antaranya:

  •  GPS Campaign: Pemantauan di 24 titik selama 36 jam per tahun untuk melihat arah deformasi tanah.
  • LiDAR & SLAM LiDAR: Pemetaan 3D portabel untuk melihat singkapan geologi secara mendetail.
  • Drone Survei: Untuk pemetaan geospasial dengan akurasi tinggi.

“Penelitian ini menggabungkan pendekatan geologi, geofisika, dan geodesi secara terpadu untuk memahami potensi tsunami lokal jika jalur sesar menerus hingga ke laut,” ungkap Putri dikutip dari riset BRIN.

Rekam Jejak Kerusakan Dahsyat

Sesar Cimandiri bukan “pemain baru” dalam sejarah bencana Jawa Barat. Catatan sejarah menunjukkan sesar ini pernah memicu gempa hebat yang menghancurkan infrastruktur kereta api di era kolonial Belanda.

Pada periode modern, wilayah ini mencatatkan gempa dengan Magnitudo di atas 5,0 pada tahun 1982 dan 2000 yang berdampak pada wilayah Sukabumi, Cianjur, hingga Rajamandala di Bandung Barat.

Implikasi bagi Tata Ruang Bandung

Penelitian yang dijadwalkan berlangsung selama lima tahun ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Data ilmiah ini penting sebagai landasan pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan menjadi dasar sosialisasi mitigasi kepada masyarakat,” tambah Putri.

Meskipun merupakan skenario terburuk berbasis pemodelan dan bukan prediksi waktu kejadian, BRIN menekankan bahwa peningkatan kesiapsiagaan adalah kunci utama untuk menekan risiko korban jiwa di wilayah padat penduduk seperti Bandung Raya.

Riset ini melibatkan kemitraan internasional dengan The University of Edinburgh dan British Geological Survey (BGS) dari Inggris, serta lembaga lokal seperti ITB, BMKG, dan BIG.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: CNBC Indonesia

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru