Jakarta, Mevin.ID — Pemerintah pusat mengerahkan pasokan BBM, logistik, hingga alat berat dari Medan menuju Aceh Tamiang untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir besar di wilayah tersebut.
Dalam keterangan resmi yang diunggah Rabu (3/12), Sekretariat Kabinet (Setkab) menyebutkan bahwa armada pengangkut BBM serta alat berat mulai diberangkatkan sejak Selasa (2/12) melalui koordinasi dengan Pertamina, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perhubungan.
“Dorongan BBM dan alat berat… dalam perjalanan dari Medan menuju Aceh Tamiang. Akses jalur darat semakin hari harus semakin bisa dilalui,” tulis Setkab.
Jalur Darat Jadi Kunci Distribusi
Setkab menegaskan bahwa pembukaan akses logistik menjadi prioritas pemerintah. Jalur darat yang masih terendam menjadi rute kritis untuk mengangkut bantuan serta mengevakuasi warga di daerah yang menjadi pusat dampak banjir.
Dalam video udara yang dibagikan, terlihat deretan truk BBM, truk logistik, dan alat berat bergerak perlahan melewati ruas jalan yang masih tergenang, menuju titik-titik yang paling membutuhkan suplai bantuan.
Koordinasi Lintas Kementerian Dipercepat
Upaya percepatan pemulihan dilakukan melalui koordinasi intensif lintas kementerian. Alat berat dari PU terus diarahkan untuk membuka akses yang terputus, sementara sektor energi dan transportasi memastikan pasokan bahan bakar dan armada distribusi tetap tersedia.
Pemerintah menargetkan arus logistik menuju Aceh Tamiang kembali lancar dalam waktu dekat, sehingga distribusi bantuan kepada warga dapat berlangsung tanpa hambatan.***
Sumber Berita: Antara


























