Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jaw Barat KDM sidak ke Kuningan. (Foto: tangkapan layar VT KDM)

Gubernur Jaw Barat KDM sidak ke Kuningan. (Foto: tangkapan layar VT KDM)

KUNINGAN, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penambangan batu di wilayah kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Kamis (15/1/2026).

Langkah tegas ini diambil KDM setelah mencium adanya aktivitas penambangan yang diduga mengancam ekosistem dan keseimbangan alam di kawasan strategis tersebut.

Konsisten Tindak Perusak Alam

Dalam sidak yang diabadikan melalui akun TikTok resminya, KDM menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang merusak lingkungan, baik oknum masyarakat maupun korporasi besar.

“Pokoknya begini saja, siapapun yang merusak di kaki Gunung Ciremai, mau siapapun, mau yang disebut orang besar, orang kecil, saya akan tetap bersikap konsisten melakukan tindakan,” ujar KDM dengan nada tegas.

Ia menyoroti bahwa aktivitas penambangan di area resapan air seperti kaki Gunung Ciremai sangat berisiko memicu bencana alam, merusak sumber air, hingga mengganggu keberlangsungan ekosistem bagi anak cucu di masa depan.

 

View this post on Instagram

 

Sentilan Khas KDM

Meski suasananya tegang karena menyangkut pelanggaran lingkungan, KDM tetap menyelipkan gaya komunikasinya yang khas dan santai saat berinteraksi dengan para pekerja di lapangan.

Ia sempat berseloroh mengenai metode sidaknya yang dilakukan secara diam-diam tanpa pemberitahuan.

“Kenapa sampai ketahuan sama saya? Kata Abah, bapaknya ngadadak (mendadak). Padahal kalau sidak tuh ngabarin dulu biar bisa kabur sebelum datang,” candanya yang disambut tawa canggung para pekerja.

Ancaman Bencana di Hulu

Isu kerusakan di kaki Gunung Ciremai memang tengah menjadi sorotan publik di Kuningan. Di hari yang sama, muncul laporan mengenai tekanan terhadap hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang mulai memicu ancaman banjir dan kekeringan di wilayah sekitarnya.

Langkah KDM ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi seluruh pelaku usaha tambang di Jawa Barat untuk mematuhi regulasi lingkungan dan segera melakukan reklamasi jika aktivitas penambangan sudah selesai dilakukan.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas
Wujudkan Transparansi, Pemkab Majalengka Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:15 WIB

Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA

Berita Terbaru