Sikap Ulama Terkait SHGB dan HGB Diatas Laut Bekasi, Begini Bunyinya…

- Redaksi

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Soleh Jaelani, Ketua DPC PETANESIA Kabupaten Bekasi

KH. Soleh Jaelani, Ketua DPC PETANESIA Kabupaten Bekasi

Bekasi, Mevin.ID – Langkah Menteri ATR-BPN Nusron Wahid yang membatalkan SHGB dan HGB diatas laut wilayah Tangerang, Provinsi Banten mendapat dukungan penuh dari ulama Kabupaten Bekasi.

Karena diduga melanggar hukum, juga dalam rangka menegakkan konstitusi 1945 yang tertera dalam pasal 33 ayat 3 disebutkan bahwa Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Kami ulama Kabupaten Bekasi mendukung langkah Menteri ATR-BPN Bapak Nusron Wahid yang belum lama ini membatalkan SHGB dan HGB yang terbit diatas laut wilayah Tangerang, Provinsi Banten, karena diduga melanggar hukum. Kami juga berharap agar Menteri ATR-BPN Bapak Nusron Wahid juga membatalkan SHGB dan HGB yang terbit diatas laut wilayah Kabupaten Bekasi”, ungkap Kiai Soleh Jaelani, Ketua PETANESIA Kabupaten Bekasi, Senin tanggal 27 Januari 2025.

Dia juga berharap agar juga ada langkah hukum konkrit kepada para pejabat Kabupaten Bekasi dan para pejabat provinsi Jawa Barat yang diduga terlibat dalam kasus terbitnya SHGB dan HGB diatas laut Kabupaten ini segera diperiksa dan ditindak tegas.

Baca Juga :

“Kami juga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk segera memanggil dan memeriksa dugaan keterlibatan para pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi dan para pejabat di Lingkungan Provinsi Jawa Barat yang diduga kuat terlibat kasus pelanggara ini. Agar segera dibawah ke Pengadilan dan dijatuhi hukuman sesuai hukum yang berlaku,” pinta Kiai Soleh Jaelani.

Hingga berita ini dinaikkan wartawan media ini belum berhasil meminta penjelasan para pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi dan Pemprov Jawa Barat, termasuk Kepala Dinas DKP Provinsi Jawa Barat Hermansyah. (*).

Facebook Comments Box

Penulis : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger! Ular Sanca 2 Meter “Nangkring” di Kandang Ayam Warga Mustika Grande Bekasi
Tanah Retak di Lereng Gunung Burangrang, Warga Cimeta Cisarua Cemas
Main Hakim Sendiri, Terduga Pelaku Curanmor Subang Tewas di Tangan Warga, Polisi Tangkap 8 Pengeroyok
Misteri 21 Karung Cacahan Uang di Bekasi Terungkap: Melibatkan Oknum TPA Bantargebang
Ugal-ugalan Hingga Tabrak Gerbang Sekolah, Sopir Mobil MBG di Kebumen Ngamuk dan Hajar Warga
Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban
Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:54 WIB

Geger! Ular Sanca 2 Meter “Nangkring” di Kandang Ayam Warga Mustika Grande Bekasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:15 WIB

Main Hakim Sendiri, Terduga Pelaku Curanmor Subang Tewas di Tangan Warga, Polisi Tangkap 8 Pengeroyok

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:31 WIB

Misteri 21 Karung Cacahan Uang di Bekasi Terungkap: Melibatkan Oknum TPA Bantargebang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:57 WIB

Ugal-ugalan Hingga Tabrak Gerbang Sekolah, Sopir Mobil MBG di Kebumen Ngamuk dan Hajar Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:22 WIB

Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban

Berita Terbaru