TEHERAN, Mevin.ID – Spekulasi mengenai nasib Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, semakin memanas.
Menteri Luar Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi membantah kabar kematian sang pemimpin tertinggi dan menegaskan bahwa kondisi pemerintahan di Teheran masih terkendali pasca-serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2).
“Sejauh yang saya tahu, Ayatollah Ali Khamenei masih hidup. Semua pejabat tinggi berada di posisinya masing-masing dan kami menangani situasi ini dengan baik,” tegas Araghchi dalam wawancaranya dengan NBC News, Minggu (1/3).
Klaim Israel: “Bukti Foto dan Rekaman Jelas”
Berseberangan dengan pernyataan Teheran, pihak Israel justru semakin yakin bahwa Khamenei telah tewas.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengisyaratkan bahwa “tiran Khamenei sudah tidak ada lagi” dan menyebut serangan tersebut akan membawa perdamaian sejati.
Laporan dari media Israel, i24 News, bahkan menyebutkan adanya rekaman video dan foto jenazah Khamenei yang ditemukan di reruntuhan bangunan.
Kantor berita internasional seperti Reuters dan Axios juga mengutip sumber intelijen yang mengonfirmasi kematian sang pemimpin berusia 87 tahun tersebut.
Kediaman Resmi Rata dengan Tanah
Keyakinan pihak Barat diperkuat oleh citra satelit dari Airbus Defence and Space. Foto udara menunjukkan kompleks Beit-e Rahbari—kantor dan kediaman resmi Khamenei di Teheran—hancur total.
Kerusakan tersebut dilaporkan akibat penggunaan amunisi penghancur bunker (bunker buster) yang mampu menembus fasilitas bawah tanah.
Hingga saat ini, pemerintah Iran belum menunjukkan “bukti kehidupan” (proof of life) terbaru seperti video atau pidato langsung Khamenei untuk mematahkan rumor tersebut.
Televisi pemerintah Iran (IRIB) terpantau hanya menayangkan rekaman arsip keagamaan dan musik patriotik.
Kondisi Presiden Iran
Meski status Khamenei masih menjadi misteri, media pemerintah Iran, IRNA, memastikan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian berada dalam kondisi aman dan sehat.
Pezeshkian dilaporkan selamat dari serangan yang memang menargetkan jajaran petinggi pemerintahan tersebut.
Situasi di Teheran saat ini berada dalam ketegangan tinggi. Jika kematian Khamenei terkonfirmasi, Iran diprediksi akan menghadapi krisis suksesi terbesar sejak revolusi 1979, di mana Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kemungkinan besar akan mengambil alih kendali penuh negara.***
Penulis : Bar Bernad


























