DEMAK, Mevin.ID – Warga Perumahan Tlogo Baru Asri, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang anak perempuan di dalam rumahnya, Kamis (12/2/2026) sore.
Pihak kepolisian memastikan peristiwa memilukan ini murni sebagai tindakan mengakhiri hidup sendiri.
Tragedi ini menjadi sorotan tajam setelah terungkapnya jejak digital korban di media sosial beberapa hari sebelum kejadian.
“Di Balik Tawa Gua, Aku Cape”
Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengunggah sebuah tangkapan layar percakapan pesan singkat di media sosialnya. Pesan tersebut diduga dikirim oleh sang ibu dengan nada emosional.
Dalam unggahannya, korban menyematkan kalimat yang menyayat hati: “Di balik tawa gua, di sisi lain aku juga cape.” Kalimat ini kini dianggap sebagai sinyal keputusasaan yang dialami korban sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.
Kronologi Penemuan Berdasarkan CCTV
Plt. Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh ibu korban. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV):
- Pukul 18.01 WIB: Ibu korban tiba di rumah dengan mengendarai mobil sambil menggendong adik korban.
- Detik Kejadian: Tak lama setelah masuk ke dalam rumah, sang ibu keluar sambil berteriak histeris meminta pertolongan warga setelah mendapati anaknya dalam kondisi tergantung pada besi tempat latihan pull up.
- Penanganan Medis: Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wongso Negoro (RSWN) Kota Semarang, namun tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia setibanya di sana.
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau unsur tindak pidana lainnya.
Imbauan: Kepekaan Orang Tua adalah Kunci
Menanggapi kasus ini, Iptu Said Nu’man Murod mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku dan kondisi psikologis anak.
“Kami mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan kondisi emosional anak dan membangun komunikasi yang terbuka. Jangan ragu mencari bantuan profesional jika menemukan tanda-tanda gangguan psikologis pada anak,” tegasnya, Sabtu (14/2/2026).
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk berhenti berspekulasi liar di media sosial dan menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.
Peringatan Kesehatan Mental: Jika Anda atau orang di sekitar Anda menunjukkan tanda-tanda depresi atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan jiwa terdekat atau hotline psikologi profesional. Anda tidak sendirian.***


























