Skandal Asusila Digital di SMPN Bekasi: Staf TU Kirim Video Porno ke Siswa, Wali Kota Tri Adhianto Sidak Lokasi

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi, Tri Adhianto

i

Walikota Bekasi, Tri Adhianto

BEKASI, Mevin.ID – Dunia pendidikan di Kota Bekasi diguncang kasus dugaan asusila digital yang melibatkan seorang tenaga pendidik di salah satu SMP Negeri.

Oknum staf Tata Usaha (TU) dilaporkan telah mengirimkan video bermuatan pornografi kepada seorang siswa melalui pesan digital, sebuah tindakan yang mencoreng integritas lingkungan sekolah.

Menanggapi laporan yang meresahkan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah yang menjadi lokasi kejadian pada Senin (2/3/2026).

Dalam kunjungannya, Tri mengecam keras tindakan amoral tersebut dan memastikan bahwa kasus ini telah ditangani sesuai prosedur hukum dan kepegawaian.

Pelaku Dinonaktifkan dan Terancam Dipecat

Wali Kota Tri mengungkapkan bahwa pelaku merupakan staf TU yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah mengambil langkah cepat dengan menonaktifkan yang bersangkutan sejak laporan diterima.

“Kami tidak memberikan ruang bagi tindakan seperti ini di lingkungan pendidikan. Pelaku sudah dinonaktifkan sembari menunggu proses pemeriksaan lanjutan,” tegas Tri Adhianto di lokasi sidak.

Pemerintah Kota Bekasi juga tengah mengajukan permohonan Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai sanksi terberat atas pelanggaran berat yang dilakukan oknum tersebut.

Komitmen Perlindungan Siswa

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh institusi pendidikan di Bekasi. Pemkot Bekasi berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh tenaga pendidik maupun kependidikan guna menjamin keamanan siswa di ruang digital maupun fisik.

“Keselamatan mental dan integritas siswa adalah prioritas utama. Kami akan memberikan sanksi paling tegas agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Wali Kota.

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan juga dilaporkan tengah menyiapkan pendampingan psikologis bagi siswa yang menjadi korban untuk memastikan pemulihan trauma akibat insiden asusila digital ini.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:32 WIB

Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Berita Terbaru