SMESCO Bidik Ekspor Busana Muslim ke Malaysia Jelang Lebaran

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ki-ka) Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira dan Direktur SMESCO Indonesia Wientor Rah Mada saat ditemui di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

(Ki-ka) Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira dan Direktur SMESCO Indonesia Wientor Rah Mada saat ditemui di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Jakarta, Mevin.ID  – Direktur SMESCO Indonesia Wientor Rah Mada membidik ekspor produk busana muslim dari para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia ke Malaysia menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Ada delapan negara (yang menjadi target), tapi kita bidik pertama kali Malaysia. Kenapa begitu? Karena Malaysia punya demografi yang hampir sama dengan kita. Terlebih, sebentar lagi Lebaran, jadi kita akan push produk-produk (busana muslim) ini masuk pasar Malaysia,” kata Wientor saat ditemui di SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis.

Selain Malaysia, Wientor mengatakan terdapat sejumlah negara yang menjadi pasar baru bagi produk-produk UMKM Indonesia, seperti Filipina, Singapura, hingga Brasil dan Chile.

Mengenai variasi produk, Wientor mengatakan ada juga aneka batik, pakaian olahraga, hingga makanan ringan.

Lebih lanjut, Wientor juga menekankan pentingnya peran pemerintah dan swasta seperti platform perdagangan daring (e-commerce) sebagai pintu bagi para pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar mereka.

Dalam ajang “Anak Muda Bisa Ekspor” misalnya, menjadi kolaborasi antara Kementerian UMKM sebagai regulator, SMESCO sebagai fasilitator, dan Shopee sebagai agregator.

“Saya pikir ini salah satu cara ekspor paling mudah untuk UMKM. Teman-teman UMKM cukup melakukan kegiatan seperti packaging (kemasaan) saja di rumah, nanti barangnya dijemput sama tim logistiknya, begitu saja,” kata dia.

“Jadi UMKM-nya betul-betul tinggal berpikir produksinya, diperbagus produksi dan kualitasnya, dan kapasitas produksinya diperbanyak,” imbuhnya.

Sependapat, Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan pihaknya turut memberikan dukungan bagi para UMKM untuk memasarkan produknya di luar negeri melalui platformnya, terutama yang sesuai dengan momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini.

“Buat Ramadan kita ada program bantuan untuk UMKM baru berbentuk saldo iklan senilai Rp1 juta,” kata Radynal.

“Dan untuk Ramadan, produk fesyen muslim yang menjadi paling (dicari), lalu ada juga makanan. Tapi data lengkapnya nanti akan dirilis,” imbuhnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Populasi Pria, Wanita di Latvia Kini Tren ‘Sewa Suami’ untuk Urusan Rumah Tangga
Belajar dari Aurelie & Kim Sae-ron: Membedakan Kasih Sayang dan Jeratan Child Grooming
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Eksoskeleton, Temuan Terbaru BRIN untuk Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke, Simak Lebih Jelasnya di Sini
Hati-Hati Janji Cinta Palsu! Bawa Lari Perempuan Kini Terancam 9 Tahun Penjara dalam KUHP Baru
Resmi! Situ Cipanten Jadi Rumah Baru Ribuan Ikan Koi Senilai Rp3 Miliar.
Indonesia Peringkat 1 Dunia Negara Paling Bahagia & Sejahtera Versi Harvard, Kok Bisa?
Bukan Salmon, Ikan Asli Indonesia Ini Ternyata Punya Kandungan Omega-3 Tertinggi di Dunia!

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:33 WIB

Krisis Populasi Pria, Wanita di Latvia Kini Tren ‘Sewa Suami’ untuk Urusan Rumah Tangga

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:47 WIB

Belajar dari Aurelie & Kim Sae-ron: Membedakan Kasih Sayang dan Jeratan Child Grooming

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:11 WIB

Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Senin, 12 Januari 2026 - 20:30 WIB

Eksoskeleton, Temuan Terbaru BRIN untuk Rehabilitasi Pasien Pasca Stroke, Simak Lebih Jelasnya di Sini

Senin, 12 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hati-Hati Janji Cinta Palsu! Bawa Lari Perempuan Kini Terancam 9 Tahun Penjara dalam KUHP Baru

Berita Terbaru