Spanduk “Bahlil No Gas Elpiji 3 Kg Yes” Bertebaran Buntut Hilangnya Elpiji 3 Kg 

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk Bahlil No Gas 3 Kg Yes Bertebaran di Kota Bekasi

i

Spanduk Bahlil No Gas 3 Kg Yes Bertebaran di Kota Bekasi

Bekasi, Mevin.ID – Warga Kota Bekasi memasang spanduk di Jalan-Jalan Strategis akibat langkanya gas elpiji 3 kg dengan tulisan “Bahlil No” dan “Gas Elpiji 3 Kg Yes”.

Dalam spanduk itu terlihat foto Bahlil Lahadalia Menteri ESDM yang sedang tersenyum dan Gas LPG 3 Kg dengan warna yang mencolok.

Pemasangan spanduk itu menjadi perhatian warga warga yang sedang lalu lalang, salah satunya di sepanjang jalan Ahmad Yani Kota Bekasi.

Pengakuan warga Kota Bekasi yang temui para wartawan merasa tidak terganggu dengan adanya pemasangan spanduk bernada protes ini. Bahkan mereka mengaku sedang karena terwakili dengan spanduk protes ini.

Baca Juga : 

Pastikan Distribusi LPG Tertib dan Terstruktur, Wapres Datangi Pangkalan Gas

Tata Kelola LPG 3 Kg yang Efisien, Menteri ESDM Diberi Wejangan oleh Jusuf Kalla

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Pengecer LPG Dilakukan Bertahap untuk Hindari Gangguan Pasokan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memang akhir-akhir ini menjadi sorotan dan viral di media di sosial akibat kelangkaan Gas Elpiji 3 kg di pasaran.

Memang menyedihkan karena akibat kebijakan Bahlil Lahadalia, mengakibatkan Gas Elpiji 3 kg hilang dipasaran.

Bahkan memakan korban jiwa satu nyawa meninggal dunia yaitu nenek Yoni Binti Yaman (62 tahun) warga Pamulang, Tangerang meninggal dunia antri gas elpiji 3 kg.

Warga berharap kelangkaan elpiji 3 kg, tidak boleh terjadi karena menyusahkan banyak orang, seperti tukang ojek dan warung gorengan.

Gas elpiji 3 kg saat ini adalah kebutuhan pokok rakyat kecil dalam memasak makanan bagi keluarganya sehari-hati. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi
Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama
Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus
Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik
Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:54 WIB

Wasekjen Projo Zulhamedy Syamsi: UU BUMN No. 19 Tahun 2025 Perkuat Akuntabilitas Publik dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:56 WIB

Lampu Kuning! Bappenas Sebut Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Jakarta dan Jatim Jadi Sorotan Utama

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Berita Terbaru