Suguhkan Panorama Memukau, Geosite Gunung Sewu Unesco Global Geopark

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matahari terbenam di tepi pantai yang berada di kawasan Gunung Sewu Global Park. IST

i

Matahari terbenam di tepi pantai yang berada di kawasan Gunung Sewu Global Park. IST

Yogyakarta, Mevin.ID – Indonesia dikenal memiliki potensi pariwisata desa sebagai destinasi wisata yang unik dan mengesankan. Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta, merupakan salah satunya.

Keunikan desa itu sebagai sebuah destinasi wisata adalah keberadaan gunung api purba Nglanggeran, salah satu geosite di kawasan Gunung Sewu, kawasan Unesco Global Geopark sejak 2015. Enam tahun kemudian, tepatnya 2021, United Nations World Tourism Organization (UNWTO) memberikan gelar bagi desa itu sebagai best tourism village berdasarkan keindahan alam, kearifan lokal, serta pengelolaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Penghargaan itu membuktikan bahwa pariwisata berbasis masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam memajukan perekonomian desa dan melestarikan lingkungan.

Penghargaan itu membuktikan bahwa pariwisata berbasis masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam memajukan perekonomian desa dan melestarikan lingkungan.

Gunung purba di Desa Nglanggeran berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, dengan luas kawasan mencapai 48 hektare. Gunung tersebut menyuguhkan panorama yang memukau, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Keindahan alam yang eksotis ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Bukan hanya keindahan alam Desa Nglanggeran yang tampil memikat. Wisatawan yang datang ke desa itu juga dapat menikmati paket wisata edukasi yang dikembangkan sejak 2007. Di sana, wisatawan dapat belajar tentang tradisi lokal, pertanian berkelanjutan, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat desa yang ramah dan penuh inovasi.

Dengan terobosan wisata serupa itu, Nglanggeran berhasil menggabungkan pariwisata dengan kegiatan edukatif yang memberi pengalaman berharga bagi para pengunjung.

Facebook Comments Box

Penulis : debar

Editor : Ude

Sumber Berita: Indonesia.go.id

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik
Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?
Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!
Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis
Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra
Menanam Budaya Kopi yang Kuat di Kalangan Anak Muda Bandung
Indonesia Waspada Virus Nipah: Kemenkes Ingatkan Bahaya Nira Mentah dan Bekas Gigitan Kelelawar
Jasinga “Rafting” Tanpa Pelampung: Saat Nyali Bertemu Kearifan Arus

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 05:00 WIB

Cerita Hasna Hasni Belajar Makeup, Si Kembar Cantik Tunarungu yang Viral Menginspirasi Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:36 WIB

Redefinisi Kebahagiaan: Mengapa Anak Tak Lagi Jadi “Syarat Sah” Lengkapnya Pernikahan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:06 WIB

Berburu Takjil di BTR 7 Bekasi: Dari Tahu Brontak Super Pedas Hingga Es Apaya, Semuanya Ada!

Senin, 9 Februari 2026 - 12:11 WIB

Unik! Di Majalengka, Ikan Lele Disulap Jadi Dessert hingga Minuman Segar Tanpa Bau Amis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:31 WIB

Gunung Pantun Stone: “Surga Tersembunyi” Hanya 10 Menit dari Pusat Kota Majalengka yang Butuh Sentuhan Ekstra

Berita Terbaru