Sungai Jaletreng Memutih Imbas Kebakaran Pabrik Pestisida, Warga Dilarang Konsumsi Ikan!

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air sungai di Tangsel mendadak putih dampak kebakaran pabrik. (Dok. screenshot video viral)

i

Air sungai di Tangsel mendadak putih dampak kebakaran pabrik. (Dok. screenshot video viral)

TANGERANG SELATAN, Mevin.ID – Warga di sekitar kawasan Setu, Tangerang Selatan, dikejutkan dengan fenomena berubahnya warna air Sungai Jaletreng menjadi putih susu sejak Senin (9/2).

Perubahan warna ini merupakan dampak dari kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang pabrik pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno.

Pencemaran ini diduga kuat berasal dari aliran air pemadaman api yang membawa material kimia pestisida masuk ke dalam aliran sungai.

DLH Tangsel Turun Tangan Ambil Sampel

Merespons kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan bergerak cepat dengan menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan investigasi lingkungan.

“Kami sudah ke lapangan dan sudah mengambil sampel air untuk proses uji laboratorium,” kata Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH Tangsel, Deni Danial, Selasa (10/2/2026).

Uji laboratorium ini dilakukan untuk mengetahui tingkat bahaya zat kimia yang mencemari sungai serta dampak jangka panjang terhadap ekosistem air di sekitarnya.

Peringatan Keras: Ikan Mati dan Risiko Keracunan

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, mengonfirmasi bahwa banyak ikan di Sungai Jaletreng ditemukan mati mendadak akibat pencemaran ini. Ia mengimbau dengan sangat agar warga tidak memanen atau mengonsumsi ikan dari sungai tersebut.

“Karena ada pemadaman api oleh Damkar, air pemadaman tersebut mengalir ke Sungai Jaletreng. Kami imbau masyarakat yang sempat memanen ikan untuk tidak mengonsumsinya karena dikhawatirkan terjadi keracunan,” tegas Dhady.

Kronologi Kebakaran Pabrik

Kebakaran gudang pestisida itu sendiri dilaporkan terjadi pada Senin (9/2) pukul 04.30 WIB. Berikut poin-poin utama kejadian:

  • Penyebab: Diduga kuat akibat hubungan arus pendek listrik (korsleting).
  • Proses Pemadaman: Petugas Damkar harus menggunakan pasir karena air saja tidak mempan untuk memadamkan api yang melibatkan bahan kimia pestisida.
  • Korban: Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
  • Kerugian: Masih dalam proses penghitungan oleh pihak manajemen perusahaan.

Pihak kepolisian dan DLH meminta warga untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di aliran sungai hingga hasil uji laboratorium menyatakan air telah kembali aman.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa
Ngeri! Begal Tusuk Ojol Wanita di Jembatan Gantung Rancamanyar Bandung pada Sabtu Tengah Malam

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:28 WIB

Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat

Berita Terbaru