BANDUNG, Mevin.ID – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat.
Berdasarkan hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan warga terhadap kinerja KDM mencapai angka fantastis, yakni 95,5 persen.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan evaluasi 100 hari pertama kepemimpinannya pada tahun 2025 lalu. Keberhasilan ini didorong oleh persepsi positif warga terhadap layanan dasar dan pembangunan infrastruktur yang masif.
Infrastruktur dan Layanan Dasar Jadi Kunci
Pendiri Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa tingginya kepuasan ini ditopang oleh beberapa sektor utama yang kinerjanya dinilai sangat memuaskan oleh 80 hingga 90 persen responden.
“Warga merasa puas dengan penyediaan listrik, pendidikan, kesehatan, serta kualitas dan peningkatan jumlah jalan di Jawa Barat. Ini pencapaian yang sangat positif karena hanya tersisa 4,5 persen warga yang menyatakan kurang puas,” ujar Burhanuddin saat merilis hasil survei di Bandung, Senin (16/2).
Catatan Penting: Sektor Ekonomi Masih ‘Lampu Kuning’
Meski secara personal figur KDM sangat disukai, survei ini memberikan catatan kritis pada kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat secara kelembagaan, khususnya di sektor ekonomi.
Rata-rata kepuasan di sektor ekonomi masih berada di angka 71 persen, dengan beberapa variabel yang perlu perhatian khusus:
- Pengentasan Kemiskinan: 51 persen.
- Akses Peningkatan Modal: Di bawah 50 persen.
- Kualitas Tenaga Kerja: 58 persen.
- Pengelolaan Sampah: 64 persen.
Burhanuddin mengingatkan adanya potensi kerawanan terkait isu ekonomi seiring dengan penyesuaian pemotongan transfer dana dari pusat ke daerah.
“Pemprov Jabar harus waspada dan mulai menyesuaikan strategi di sektor ekonomi agar tren positif ini tidak menurun,” tambahnya.
Metodologi Survei
- Periode: 30 Januari – 8 Februari 2026.
- Sampel: 800 responden di seluruh Jawa Barat.
- Metode: Multistage Random Sampling.
- Margin of Error: 3,5 persen.
Dampak Nyata di Lapangan
Tingginya tingkat kepuasan ini selaras dengan kebijakan gerak cepat KDM di lapangan.
Salah satunya adalah instruksi kepada RSUD Welas Asih Bandung untuk tetap melayani pasien BPJS PBI yang statusnya nonaktif, serta instruksi lelang dini proyek infrastruktur guna menjamin kelancaran arus mudik 2026 mendatang.***
Editor : Bar Bernad


























