Jakarta, Mevin.ID – Langkah KPK untuk menuntaskan kasus asus yang menjerat Hasto Kristiyanto melibatkan dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku.
“Langkah KPK tersebut didukung oleh masyarakat, kenapa_ karena masyarakat meyakini bahwa yang bersangkutan itu memang terlibat kasus, jadi ini mencerminkan dari atau penyebab dari apa namanya, mengapa masyarakat di depan tadi saya sampaikan memberikan penilaian yang masih positif kepada kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi”, Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam pemaparan hasil survei yang dilakukan secara daring pada Minggu (9/2).
“Jadi kasus Hasto ini saya kira cukup memberi Apa itu citra positif kepada KPK sehingga kinerja pemberantasan korupsi dianggap baik”, lanjut Djayadi Hanan.
Survei LSI dilakukan pada 20-28 Januari 2025 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Kasus yang menjerat Hasto Kristiyanto melibatkan dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku.
Selain itu, Hasto juga diduga melakukan upaya perintangan penyidikan atau obstruction of justice.
Hingga kini, Hasto tengah mengajukan praperadilan terkait penetapan status tersangkanya.
Dengan temuan ini, dukungan masyarakat terhadap langkah pemberantasan korupsi oleh KPK terus menguat, terutama dalam mengusut kasus-kasus besar yang melibatkan tokoh politik.***


























