
Humaniora | Kolom | Senin, 23 Februari 2026 - 22:27 WIB
PERNAHKAH Anda duduk diam menyesap kopi di sore hari, namun pikiran Anda justru melompat ke kejadian memalukan lima tahun lalu? Atau, saat Anda seharusnya…

Humaniora | Kolom | Selasa, 30 Desember 2025 - 12:32 WIB
DI DAHAN pohon yang sunyi, nampak seekor gagak hitam yang berbeda dari kawanannya. Jika gagak lain memiliki paruh yang simetris untuk memecah biji dengan…

Humaniora | Kolom | Minggu, 14 Desember 2025 - 16:28 WIB
TIBA-tiba, suhu tubuh terasa naik, urat-urat menegang, dan kepala dihantam sakit yang menusuk. Jantung mulai berdebar kencang, memompa darah dengan brutal seolah bersiap untuk…

Humaniora | Kolom | Jumat, 24 Oktober 2025 - 12:47 WIB
DI DUA kutub dunia—dari stoa (teras berpilar) di Athena hingga majelis tasawuf di Timur—muncul sebuah kearifan abadi: bahwa kualitas hidup manusia tidak ditentukan oleh…

Humaniora | Kolom | Jumat, 12 September 2025 - 12:47 WIB
SUATU sore, Dina—seorang karyawan muda—menghela napas panjang di sudut kafe. Hari itu ia kembali pulang larut karena harus menggantikan pekerjaan rekannya yang bolos. Padahal,…

Humaniora | Kolom | Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:33 WIB
“Waktu tidak menyembuhkan apa pun. Ia hanya lewat. Kesadaranlah yang menyembuhkan.” Ada luka-luka yang tidak berdarah, tapi membekas. Kita menyebutnya trauma. Kita menyebutnya pengalaman…

Humaniora | Kolom | Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:20 WIB
“Jangan biarkan bayangan penilaian orang lain menjadi penjara batinmu.” — Marcus Aurelius Rasa malu sering tidak berteriak. Ia berbisik. Pelan. Terus-menerus. “Aku tidak cukup.”…

Humaniora | Kolom | Senin, 11 Agustus 2025 - 19:24 WIB
“Tidak ada penderitaan yang lebih berat dari jiwa yang terus menghukum dirinya sendiri.” — Seneca Rasa bersalah bisa jadi tanda bahwa kita masih punya…

Humaniora | Kolom | Uncategorized | Sabtu, 9 Agustus 2025 - 11:52 WIB
“Jangan buang waktu menyesali kesalahan masa lalu. Tidak ada yang bisa mengubahnya. Yang bisa kamu ubah adalah bagaimana kamu memandangnya.” — Epictetus Semua orang…

Humaniora | Kolom | Jumat, 8 Agustus 2025 - 14:23 WIB
DI DUNIA yang kian gaduh, di mana ego dipertontonkan, luka dibanggakan, dan dendam dirawat seolah pusaka — memaafkan tampak seperti pilihan lemah. Namun sejatinya,…