Bekasi, Mevin.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi resmi merampungkan kegiatan serap aspirasi atau Reses untuk tahun anggaran 2025. Dari tiga periode masa reses yang dilaksanakan, para wakil rakyat berhasil menghimpun total 8.721 aspirasi dari berbagai daerah pemilihan (Dapil) di Kota Patriot.
Berdasarkan rekapitulasi data, isu perbaikan infrastruktur, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan kewirausahaan menjadi usulan yang paling mendominasi keinginan warga.
Infrastruktur Fisik Masih Jadi Keluhan Utama
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengungkapkan bahwa kebutuhan dasar terkait infrastruktur lingkungan masih menjadi “PR” besar bagi pemerintah daerah. Warga di berbagai kecamatan secara konsisten mengeluhkan kondisi drainase dan jalan lingkungan.
“Aspirasi yang masuk meliputi perbaikan saluran air atau drainase yang rusak dan mampet untuk penanganan banjir, perbaikan jalan lingkungan, hingga Rutilahu. Selain itu, ada juga usulan perbaikan bangunan sekolah yang rusak,” jelas Sardi dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Selain pembangunan fisik, Sardi mencatat adanya tren positif pada keinginan warga untuk mandiri secara ekonomi. Banyak kelompok ibu rumah tangga yang mengajukan aspirasi terkait pelatihan UMKM demi meningkatkan taraf hidup keluarga.
Rincian Capaian Reses 2025
DPRD Kota Bekasi melaksanakan tiga kali masa reses sepanjang tahun ini untuk menjemput bola mendengarkan keluhan konstituen:
- Reses I (5-9 Februari): 3.424 aspirasi.
- Reses II (23-27 April): 1.913 aspirasi.
- Reses III (7-12 November): 3.384 aspirasi.
Kawal Aspirasi Masuk RKPD 2027
Sardi menegaskan bahwa ribuan masukan ini tidak akan sekadar menjadi catatan. Seluruh data hasil reses telah diparipurnakan dan di-input ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Bappelitbangda.
“Selanjutnya, aspirasi ini akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada tahun 2027 agar dapat teranggarkan dan terealisasi secara nyata,” tegasnya.
Apresiasi Sekretariat Dewan
Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Lia Erliani, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menyukseskan agenda reses tahun ini. Ia menekankan bahwa laporan reses ini merupakan dokumen strategis yang wajib menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan kota.
“Laporan ini kami sampaikan sebagai bahan masukan strategis. Terima kasih kepada masyarakat yang telah berkontribusi memberikan masukan demi pembangunan Kota Bekasi yang lebih baik,” pungkas Lia.
Dengan rampungnya rekapitulasi ini, warga kini menanti komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mewujudkan ribuan usulan tersebut pada tahun anggaran mendatang.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























