Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Varat jebol sepanjang sekitar 10 meter. (Rekaman video warga).

Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Varat jebol sepanjang sekitar 10 meter. (Rekaman video warga).

BEKASI, Mevin.ID – Musibah banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Bekasi di awal tahun 2026. Tanggul penahan Sungai Citarum yang berlokasi di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, dilaporkan jebol pada Selasa (20/1/2026) dini hari.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB tersebut, sebanyak 553 Kepala Keluarga (KK) terdampak luapan air sungai yang masuk hingga ke area permukiman warga.

Kronologi dan Penyebab Utama

Debit air Sungai Citarum mengalami peningkatan drastis setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir.

Tekanan air yang besar membuat tanggul berbahan tanah sepanjang 8 meter tersebut tidak kuat menahan beban hingga akhirnya jebol.

“Debit air meningkat sehingga tanggul penahan jebol. Air langsung meluap dan merendam rumah warga,” ungkap Dody Supriyadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi.

Beberapa faktor yang memperparah kondisi di lapangan antara lain:

  • Kondisi Tanggul: Struktur tanggul masih didominasi tanah gembur yang mudah terkikis.
  • Hujan Persisten: Curah hujan selama berhari-hari membuat tanah jenuh dan melemahkan struktur penahan air.
  • Lokasi Kritis: Titik jebol berada dekat dengan jalan utama desa, mempercepat aliran air masuk ke rumah warga.

Dampak di Lapangan

Banjir merendam permukiman dengan ketinggian yang bervariasi, mulai dari 10 cm hingga 1 meter di titik terdalam. Meski tidak ada korban jiwa, dampak ekonomi mulai dirasakan oleh warga, terutama mereka yang bergantung pada sektor pertanian dan tambak ikan.

“Tanggulnya memang tanah gembur, jadi terkikis dari bocoran kecil sampai akhirnya jebol total semalam,” ujar Satibi (45), salah satu warga terdampak.

Penanganan Darurat

Sejak Selasa dini hari, warga bersama petugas gabungan telah melakukan upaya darurat dengan membendung aliran air menggunakan:

  • Karung berisi pasir/tanah.
  • Patok bambu untuk memperkuat penahan.
  • Pemasangan bronjong dan terpal di titik jebolan.

BPBD Kabupaten Bekasi juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa mi instan, air mineral, paket sembako, serta peralatan kedaruratan lainnya.

Hingga saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi adanya kenaikan debit air susulan mengingat musim hujan diprediksi masih akan berlangsung hingga Maret mendatang.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas
Wujudkan Transparansi, Pemkab Majalengka Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:15 WIB

Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:46 WIB

Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya

Berita Terbaru