Tembus Hujan, Ratusan Buruh FSPMI Bekasi Konvoi Menuju Istana Negara Tuntut SK UMSK

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi melakukan aksi long march dan konvoi sepeda motor menuju Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Di bawah rintik hujan, massa berangkat dari titik kumpul kawasan Industri Gobel, Cibitung, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 09.40 WIB.

Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap Gubernur Jawa Barat terkait Surat Keputusan (SK) Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

Dikawal Mobil Komando dan Bus Besar

Pantauan di lapangan menunjukkan iring-iringan massa dikawal ketat oleh dua unit mobil komando milik KC FSPMI Purwakarta dan KC FSPMI Bekasi. Selain ratusan sepeda motor, satu unit bus besar juga disiagakan untuk mengangkut massa aksi guna memastikan mobilisasi berjalan efektif.

Di atas mobil komando, orator terus membakar semangat para peserta. Mengingat cuaca yang kurang bersahabat, koordinator aksi mengimbau seluruh buruh untuk mengenakan jas hujan dan menjaga kesehatan selama perjalanan.

“Bagi kawan-kawan yang kondisi sepeda motornya kurang sehat, diharapkan segera naik ke dalam bus agar tidak terjadi kendala atau mogok saat tiba di Jakarta nanti,” seru orator dari atas mobil komando.

Menuntut Janji UMSK Gubernur

Inti dari tuntutan aksi hari ini adalah mendesak Gubernur untuk mencantumkan angka UMSK dalam SK resmi.

Menurut buruh, angka tersebut sebenarnya telah direkomendasikan oleh Bupati dan Walikota, namun secara sepihak tidak dicantumkan dalam SK Gubernur yang terbit.

Ketidaksesuaian ini dinilai merugikan kaum buruh yang bekerja di sektor-sektor industri unggulan di Bekasi dan sekitarnya.

Lalu Lintas Terpantau Lancar

Meski melibatkan ratusan kendaraan, konvoi buruh terpantau bergerak tertib menuju Istana Negara.

Personel keamanan dari kepolisian turut melakukan pengawalan di sepanjang rute untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Massa dijadwalkan akan bergabung dengan elemen buruh lainnya di depan Istana Jakarta untuk menyuarakan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah pusat.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru