Tentara Israel Paksa 30.000 Warga Palestina Tinggalkan Rumah Mereka di Tepi Barat Utara

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramallah, Mevin.ID – Tentara pendudukan Israel telah memaksa sekitar 30.000 warga Palestina meninggalkan rumah mereka di Tepi Barat utara akibat agresi yang sedang berlangsung selama dua minggu terakhir.

Gubernur Jenin, Muhammad Abu al-Rub, menyatakan dalam sambutan pers bahwa 16.000 orang dari kamp pengungsi kota telah mengungsi sejak peluncuran operasi “Tembok Besi” 17 hari lalu.

Menurut laporan informasi yang diterbitkan oleh Al Jazeera, 10.500 warga Palestina telah dipindahkan secara paksa dari kamp pengungsi Tulkarem, baik di bawah ancaman kekerasan atau paksaan, sehingga hanya menyisakan 4.000 keluarga di kamp tersebut, sebagaimana dikonfirmasi oleh gubernur kota tersebut, Abdullah Kmeil.

Agresi Israel telah memaksa 4.000 warga Palestina meninggalkan kota Tammun, seperti yang diumumkan oleh gubernur Tubas dan Lembah Yordan utara, Ahmad al-As’ad.

Kemarin, Sabtu, pasukan pendudukan mengakhiri serangan mereka di kota Tammun, selatan Tubas, yang berlangsung selama seminggu, meninggalkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan properti.

Pada saat yang sama, tentara pendudukan melanjutkan serangannya terhadap kamp pengungsi Al-Far’a di kota yang sama, memaksa puluhan keluarga Palestina melarikan diri dari kamp tersebut.

Terlebih lagi, pasukan pendudukan memperluas agresi mereka yang sedang berlangsung pada Minggu dini hari di kota Tulkarem dan kampnya selama 14 hari berturut-turut, kini termasuk kamp Nur Shams di sebelah timur kota, dalam eskalasi militer yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang meluas dan memberlakukan pengepungan yang menyesakkan yang memaksa penduduk meninggalkan rumah mereka di tengah kondisi kemanusiaan yang sulit. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”
“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia
Skandal Impor Bea Cukai: KPK Sita 5 Mobil Mewah, Enam Pejabat dan Swasta Jadi Tersangka
Ironi Pemilik ‘Bibi Kelinci’: Unggah CCTV Pencurian di Restoran, Selebgram Nabilah O’Brien Malah Jadi Tersangka
Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Pendidikan, Habiburokhman: Penerimanya Adalah Siswa!

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:23 WIB

Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:29 WIB

Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WIB

“Penyelamat Kami!” Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga ke KPK Usai Penangkapan Bupati Fadia

Berita Terbaru