Tiga Hari Terisolasi, Warga Serbu Gudang BULOG Sarudik Demi Bertahan Hidup

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sibolga–Tapteng, Mevin.ID – Pascabencana banjir besar yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah pada 24–25 November 2025, krisis sosial mulai merebak.

Terputusnya jalur distribusi selama tiga hari membuat warga berada dalam kondisi darurat pangan.

Di tengah tekanan kebutuhan yang tak tertahankan, aksi penjarahan terjadi di beberapa ritel modern dan memuncak pada peristiwa paling krusial: massa merangsek masuk ke Gudang BULOG Sarudik.

Video Viral: Warga Terdampak Banjir Menyerbu Gudang BULOG

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan puluhan warga—lelaki, perempuan, hingga lansia—mendorong pagar dan berdesakan masuk ke area gudang.

@fyprantoGudang Bulog Sibolga dijarah warga Aksi massa melakukan penjarahan di area gudang Bulog Sibolga di Sarudik, diduga dipicu oleh kondisi warga yang terdampak bencana dan kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Semoga pemerintah lekas cukup memberikan bantuan dan memberikan rasa aman bagi korban bencana #sumut #bencanaalam #tapteng #fyp #sibolga

♬ suara asli – Fyp_Ranto – Fyp_Ranto

Pintu gerbang tampak roboh, dan massa kemudian mengambil karung-karung beras serta minyak goreng yang tersimpan. Rekaman yang tersebar cepat itu memunculkan gelombang empati sekaligus kekhawatiran publik: seberapa parah sebenarnya krisis pangan di wilayah ini?

Menurut warga yang merekam, kondisi logistik sudah lumpuh total. Dengan akses jalan tertutup longsor dan distribusi luar daerah terhenti, warga mengaku tak lagi punya pilihan selain “mengambil apa yang ada agar bisa makan hari ini”.

Aparat TNI–Polri Sudah Dikerahkan, Namun Fokus Masih Terbelah

Pimpinan Cabang BULOG Sibolga sebelumnya telah meminta bantuan pengamanan dari Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah. Personel Polsek dan Koramil memang sudah ditempatkan, namun pada saat yang sama, aparat sedang berpacu menangani evakuasi korban serta kebutuhan darurat lainnya.

Melihat potensi kerawanan yang meningkat, BULOG kembali meminta tambahan personel ke Kodim, Polresta, Kodam, hingga Polda Sumut. Namun bantuan pengamanan belum tiba ketika massa mulai berkumpul dan mendorong pagar hingga jebol.

Pagar Roboh, Gudang Dijebol, Komoditas Diambil

Dalam hitungan menit, ratusan warga menerobos masuk. Aparat yang berada di lokasi berupaya melakukan penghalauan, namun sulit menahan massa yang sudah berhari-hari tidak mendapatkan pasokan pangan.

Komoditas yang diambil meliputi beras dan minyak goreng, namun jumlah pastinya masih dalam proses pendataan. Proses itu terkendala jaringan komunikasi yang rusak dan sulitnya akses menuju gudang.

Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, menyatakan bahwa pihaknya memahami tekanan yang dihadapi warga.

“Banjir telah menimbulkan korban, merusak infrastruktur, dan memutus akses pangan. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait agar distribusi bantuan dapat segera pulih,” ujarnya.

BULOG menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah situasi bencana.

“Kami meminta dukungan semua pihak agar penanganan pasca kejadian berjalan baik dan tepat sasaran demi masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, situasi di Gudang Sarudik mulai kondusif. Aparat dan BULOG melakukan pengamanan tambahan sambil mempercepat pendataan dan memastikan distribusi pangan kembali normal.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1
Sidak ke Kaki Gunung Ciremai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Warning Perusak Lingkungan: “Saya Tidak Akan Diam!”
“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut
Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat
Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks
PJU Kota Bandung Banyak yang Rusak, Diperparah Guyuran Hujan
Tragedi Tambang Emas Gunung Pongkor: Puluhan Penambang Keracunan Gas CO, 5 Korban Dilarikan ke Klinik
Nyanyian’ Sarjan Berlanjut: KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin Terkait Kasus Suap Proyek

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:30 WIB

Kuatkan Pendidikan Agama, Pemkab Indramayu Hibahkan Tanah 1,2 Hektare untuk MAN 1

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:21 WIB

“Pak Dedi, Pangalereskeun Jalan Abdi,” Isak Kecil dari Kegelapan Subuh di Pelosok Garut

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:11 WIB

Viral di Medsos, Kebun Ubi Cikoneng Cileunyi Mendadak Ramai Dikunjungi, Ekonomi Warga Menggeliat

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Update Tragedi Gunung Pongkor: Evakuasi Penambang Terhambat Cuaca Ekstrem, Petugas Pastikan Kabar Ledakan Adalah Hoaks

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:18 WIB

PJU Kota Bandung Banyak yang Rusak, Diperparah Guyuran Hujan

Berita Terbaru