MAKASSAR, Mevin.ID – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyiapkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di lereng Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Raharjo Puro mengatakan tim DVI akan ditempatkan di Rumah Sakit TNI AU Dodi Sarjito Makassar guna melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem.
“Kami sudah siapkan tim DVI dari Polda, dan juga mendapat bantuan dari Mabes Polri. Kami juga telah mengundang pihak keluarga untuk proses pengecekan lebih lanjut,” ujar Djuhandhani di Makassar, Minggu (18/1/2026).
Serpihan pesawat yang mengangkut 11 orang – 8 kru dan 3 penumpang – telah ditemukan di sekitar Bukit Bulusaraung pada operasi SAR hari kedua. Tim gabungan kini mempersempit area pencarian dengan fokus pada evakuasi dan pengamanan lokasi.
Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengonfirmasi bahwa serpihan besar badan pesawat, bagian puntak, serta ekor pesawat telah ditemukan di beberapa titik lereng. Operasi SAR melibatkan 476 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan.
Sebelumnya, pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA saat dalam rute Yogyakarta–Makassar. Upaya evakuasi masih berlanjut dengan mempertimbangkan medan curam dan cuaca setempat.***
Editor : Atep K


























