Tim Gabungan Evakuasi 17 Korban Longsor di Pekalongan

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Kabupaten Pekalongan/ dok. BNPB.

i

Petugas mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Kabupaten Pekalongan/ dok. BNPB.

Pekalongan, Mevin.ID – Tim gabungan kembali berhasil mengevakuasi satu korban yang tertimbun longsor di Pekalongan pada Selasa (21/1/2025). Dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia, total korban yang berhasil ditemukan hingga pukul 17.30 WIB menjadi 17 orang.

“Sementara, laporan jumlah korban hilang bertambah menjadi 9 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keteranganya, Selasa (21/1/2025).

Tim gabungan pun masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban. Namun upaya tersebut terkendala cuaca dan kondisi jalan yang terputus di lapangan. Lokasi sulit diakses oleh alat berat yang dibutuhkan untuk evakuasi.

“Hujan juga masih mengguyur hingga saat ini yang menyulitkan tim pencarian melakukan penyisiran di lokasi kejadian,” ujar dia.

Sementara itu, banjir juga melanda sembilan Kecamatan di Kabupaten Pekalongan yaitu Kecamatan Petungkriyono, Kecamatan Doro, Kecamatan Lebakbarang, Kecamatan Talun, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Kedungwuni, Kecamatan Wonopringgo, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Tirto.

Akibat banjir, dua orang mengalami luka ringan. 145 orang terpaksa harus mengungsi.

Titik pengungsian berada di Mushola As-Syafaah sebanyak 75 jiwa, dan di Mushola Baitul Makmur sebanyak 70 jiwa.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan 25 unit rumah rusak berat, 3 akses jalan tergenang, 3 jembatan putus, dan 1 tanggul yang berada di Kecamatan Tirto jebol.

BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan penanganan darurat bencana banjir dengan memberikan bantuan sebanyak 1.875 lembar karung untuk tanggul limpas di Desa Pesanggrahan, Kelurahan Bener dan Desa Karanghompo.

Merujuk prakiraan cuaca BMKG hingga Kamis (23/1/2025), wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.

Sementara itu, selama proses penanganan darurat bencana longsor Pekalongan, warga diminta untuk tidak mendekati lokasi kejadian khawatir adanya longsor susulan.(*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Longsor! Bupati Majalengka Tandai Jalur Cikijing dan Cikebo Sebagai Zona Merah Mudik 2026
Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”
Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?
Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul
Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan
Viral! Diduga Kepergok Curi Cabai, Seorang Lansia Dianiaya Pedagang di Pasar Tradisional
Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:25 WIB

Awas Longsor! Bupati Majalengka Tandai Jalur Cikijing dan Cikebo Sebagai Zona Merah Mudik 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 14:11 WIB

Warga Bandung Harus Tunggu Lagi, Wali Kota Bekukan Izin BRT Gara-gara Pengerjaan “Jelek Sekali”

Senin, 16 Maret 2026 - 14:02 WIB

Polisi Bongkar Hasil Olah TKP Tewasnya Pejabat Satpol PP di Kosan Cigasong, Ada Apa?

Senin, 16 Maret 2026 - 12:52 WIB

Kisah Samsiah, Bertaruh Nyawa Sapu Koin di Pantura Demi Dapur Tetap Ngepul

Senin, 16 Maret 2026 - 11:08 WIB

Viral Remaja Perempuan Diduga ODGJ Terlantar di Bandung Barat, Warga Khawatir Jadi Sasaran Kejahatan

Berita Terbaru