Timur Tengah Membara: AS-Israel Lancarkan Serangan Masif ke Iran, Trump Serukan Kudeta Rezim

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Presiden Trump menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres di Ruang DPR di Gedung Capitol AS di Washington, D.C., AS, Selasa (24/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Face the Nation)

i

Foto: Presiden Trump menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres di Ruang DPR di Gedung Capitol AS di Washington, D.C., AS, Selasa (24/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Face the Nation)

TEHERAN, Mevin.ID – Eskalasi ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih tertinggi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi mengumumkan peluncuran serangan militer masif terhadap Republik Islam Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Dalam pidato kenegaraan yang disiarkan secara global, Trump memberikan ultimatum keras kepada militer Iran, khususnya Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), untuk segera meletakkan senjata atau menghadapi kehancuran total.

Ultimatum Keras Donald Trump

Presiden Trump secara spesifik menargetkan jajaran angkatan bersenjata dan kepolisian Iran dalam peringatannya. Ia menjanjikan kekebalan bagi mereka yang menyerah.

“Letakkan senjata kalian dan dapatkan kekebalan penuh, atau jika tidak, hadapi kematian yang pasti,” tegas Trump dalam pidatonya.

Tak hanya kepada militer, Trump juga menyampaikan pesan provokatif kepada warga sipil Iran. Ia mendesak rakyat Iran untuk memanfaatkan momentum serangan udara ini guna menggulingkan pemerintahan yang telah berkuasa sejak revolusi 1979.

“Jam kebebasan Anda sudah dekat. Setelah operasi kami selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Ini mungkin menjadi satu-satunya kesempatan bagi Anda selama beberapa generasi ke depan,” seru Trump.

Teheran Digempur Ledakan Dahsyat

Laporan lapangan mengonfirmasi bahwa militer AS, bekerja sama dengan pasukan Israel, telah memulai rentetan serangan udara dan rudal terkoordinasi. Fasilitas militer dan infrastruktur strategis di berbagai wilayah Iran menjadi target utama.

Saksi mata melaporkan ledakan besar terdengar di ibu kota Teheran, serta kota-kota besar lainnya seperti Isfahan dan Shiraz. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di dekat instalasi militer Teheran, sementara sistem pertahanan udara Iran terus bekerja keras menghalau proyektil yang masuk.

Situasi Mencekam

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Iran dilaporkan sangat mencekam. Langit di atas kota-kota terdampak terang benderang oleh kilatan ledakan dan tembakan antipesawat.

Pihak Teheran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun total kerusakan infrastruktur. Sementara itu, komunitas internasional kini menahan napas menunggu respons balasan dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei atas agresi gabungan ini.***

 

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran
BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan
Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru
Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?
687 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, Termasuk 98 Anak-Anak dan Paramedis
Dunia di Ambang Perang Baru: Rudal Inggris Hantam Bryansk, Rusia Tuduh London Terlibat Langsung
Momen Ramadan, Wapres Gibran Maafkan Rismon Sianipar Terkait Polemik Ijazah Palsu

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB

DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:57 WIB

BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:17 WIB

Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WIB

Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?

Berita Terbaru