Tragedi di Cipatat, Bocah SD Tewas Bersimbah Darah di Kamar Atas, Ponsel Miliknya Raib

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Warga Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digemparkan dengan penemuan jasad seorang bocah laki-laki berinisial AS (12) yang tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Selasa (3/3/2026) sore.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut ditemukan dengan sejumlah luka tusuk di bagian leher dan punggung.

Selain kehilangan nyawa, ponsel milik korban juga dilaporkan hilang, diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Ditemukan Ibu Sepulang Mengajar

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh ibu korban saat pulang ke rumah setelah selesai mengajar ngaji. Merasa janggal karena sang anak tidak menyambut kedatangannya seperti biasa, sang ibu lantas mencari ke seluruh penjuru rumah.

Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa ibu korban sempat mengecek lantai dua dan menemukan kondisi kamar yang berantakan.

“Saksi mencari anaknya di kamar atas, ada kasur posisi terbalik. Setelah dibuka, didapatkan korban sudah tidak bernyawa,” ujar Iwan saat memberikan keterangan, Selasa malam.

Hasil Olah TKP dan Luka Korban

Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas menemukan setidaknya empat luka pada tubuh bocah malang tersebut.

“Ditemukan 4 luka di tubuh korban. Ada luka di leher, namun yang paling banyak terdapat di punggungnya,” tambah Iwan.

Luka-luka tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama kematian korban sebelum jasadnya disembunyikan di bawah kasur.

Penyelidikan Motif dan Pelaku

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut.

Meskipun ponsel korban raib, polisi belum bisa memastikan apakah murni pencurian dengan kekerasan atau ada motif lain yang melatarbelakangi pembunuhan ini.

“Untuk barang korban yang hilang itu ponselnya. Saat ini kami bersama Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk segera mengungkap kasus ini,” tegas Kapolsek.

Jasad AS telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses otopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Suasana duka menyelimuti keluarga dan tetangga korban yang tidak menyangka kejadian tragis ini menimpa anak yang dikenal tenang tersebut.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis
Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi
Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra
Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat
Teror dari Lubang Kakus: Saat Ular Piton 3 Meter Menjadikan Septic Tank Kos-Kosan Cikarang Sebagai Markas
Geledah Kantor KONI, Kejari Majalengka Usut Dugaan Korupsi Hibah Rp6 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:06 WIB

Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:40 WIB

Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:08 WIB

Menelusuri Jejak Keadilan bagi Watirih, PMI yang Dibuang di Samping Tempat Sampah Saudi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:28 WIB

Pererat Silaturahmi, DPK Apindo Bekasi Santuni Yatim dan Penghafal Al-Qur’an Tuna Netra

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:04 WIB

Drainase Buruk, Hujan Deras Rendam Jalan Ciapus Tamansari: Akses Warga Calobak Terhambat

Berita Terbaru