Tragedi di Tengah Hujan, Tembok Penahan Tanah di Bogor Ambruk, Satu Warga Tewas Tertimbun

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mevin.ID  – Cuaca ekstrem kembali memicu duka. Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Kamis (29/1/2026) malam, sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi dua meter di Kelurahan Bondongan, Bogor Selatan, ambruk. Nahas, seorang wanita menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Korban yang diketahui bernama Ibu Aminah, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat tertimbun material longsoran batu dan tanah di depan rumahnya sendiri.

Detik-detik Kejadian

Menurut keterangan Ketua RT setempat, Surya Atmaja, peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Saat itu, hujan deras tengah mengguyur kawasan pemukiman padat penduduk tersebut.

Korban baru saja selesai menunaikan ibadah salat dan melangkah keluar rumah dengan niat merapikan warung miliknya. Namun, tanpa diduga, tembok penahan yang berada tepat di depan rumahnya tiba-tiba roboh dan langsung menimpa tubuhnya.

“Beliau keluar mau beres-beres warung, di situ kejadiannya. Korban tertimbun material TPT saat sedang berjalan di depan rumah,” ujar Surya.

Evakuasi Dramatis di Gang Sempit

Kondisi lokasi yang berada di gang sempit dengan kontur jalan menurun menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat dan warga. Proses evakuasi berlangsung cukup alot selama kurang lebih satu jam.

Banyaknya material batu besar yang menimbun korban membuat warga dan petugas harus ekstra hati-hati saat melakukan pengangkatan agar tidak semakin melukai jenazah.

  • Durasi Evakuasi: ± 1 Jam.
  • Kendala: Material batu keras dan akses jalan yang sempit.
  • Kondisi Rumah: Rumah korban dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak kerusakan struktur bangunan.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Ibu Aminah langsung dibawa ke rumah sakit oleh petugas untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Waspada Cuaca Ekstrem

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga Bogor, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi. Di saat yang bersamaan, Bendung Katulampa dikabarkan sempat menyentuh status Siaga 3 pada malam yang sama.

Sobat Mevin yang tinggal di daerah rawan longsor atau dekat dengan tebing penahan tanah, tetaplah waspada saat hujan deras turun dalam durasi lama.***

Facebook Comments Box

Penulis : Dadi Munardi

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru