BANDUNG, Mevin.ID – Tragedi berdarah mengguncang Kampung Cigebar, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Seorang ibu rumah tangga bernama Evy Novianty (40) ditemukan tewas mengenaskan setelah ditikam oleh suaminya sendiri, Yanto Dikdik (47), pada Senin (16/2) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.15 WIB ini diduga kuat dipicu oleh konflik rumah tangga yang memuncak. Pelaku tega menghabisi nyawa istrinya hanya karena merasa sakit hati atas ucapan korban.
Motif Sakit Hati dan Cekcok Berulang
Kapolsek Bojongsoang, Kompol Undi Kurnia, mengungkapkan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, motif tindakan nekat pelaku didasari oleh rasa sakit hati yang mendalam. Pasangan ini dikabarkan sudah sering terlibat cekcok mulut sebelumnya.
Pada malam kejadian, emosi pelaku tersulut hebat karena tidak terima dengan kata-kata kasar yang dilontarkan korban.
“Pelaku diduga menusuk korban menggunakan pisau. Akibatnya, korban menderita luka serius di bagian perut dan tangan yang menyebabkan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Kompol Undi Kurnia.
Saksi Kunci: Anak Sulung Lari Ketakutan
Kejadian mengerikan ini disaksikan langsung oleh anak sulung korban, Liviya Azahra Tama (14). Dalam kondisi trauma dan ketakutan luar biasa, Liviya sempat menghubungi pamannya, Cahya Sumirat, untuk meminta pertolongan tanpa mampu menjelaskan detail kejadian di telepon.
Setibanya di lokasi, Cahya menemukan keponakannya tersebut sedang bersembunyi di lantai tiga rumah. Menyadari situasi tragis yang menimpa Evy, saksi langsung melapor kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian.
Pelaku Langsung Diamankan
Tim Inafis Polresta Bandung dan tenaga medis tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
- Status Pelaku: Yanto Dikdik telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum.
- Kondisi Korban: Jenazah Evy Novianty telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung, untuk proses autopsi.
Kasus pembunuhan sadis ini kini ditangani secara intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung guna mengungkap seluruh fakta di balik hilangnya nyawa ibu rumah tangga tersebut.***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Kompas


























