Tragis! Hendak Berangkat Sekolah, Ayah dan Anak di Lumajang Terseret Banjir Lahar Semeru

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, Mevin.ID – Nasib nahas menimpa seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berinisial V dan ayahnya di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Keduanya terseret arus banjir lahar dingin Gunung Semeru saat hendak menuju sekolah pada Senin (23/2/2026) pagi.

Peristiwa mencekam ini terjadi ketika korban yang merupakan siswi SDN Jugosari 3 tersebut sedang dibonceng ayahnya melintasi aliran sungai.

Jalur ini terpaksa dilewati warga karena merupakan satu-satunya akses utama setelah jembatan limpas di wilayah tersebut putus akibat diterjang banjir lahar tahun lalu.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi mata, Abdul Rohim, peristiwa bermula saat motor yang dikendarai ayah korban mencoba menyeberangi sungai. Namun, debit air yang tiba-tiba meningkat membuat kendaraan kehilangan kendali.

“Ban depan motor baru menyentuh air, langsung terbawa arus. Anaknya sampai teriak minta tolong,” ujar Rohim kepada awak media.

Deru arus yang kuat menyeret ayah, anak, dan sepeda motor mereka sejauh lebih dari lima meter. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi segera sigap memberikan pertolongan dan mengevakuasi keduanya ke tepian sungai.

Kondisi Korban

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, V dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian lutut akibat terbentur bebatuan sungai.

Selain mengalami trauma, seragam sekolah yang ia kenakan basah kuyup terkena air bercampur material pasir. Akibat kejadian tersebut, V batal mengikuti kegiatan belajar di sekolah dan harus kembali ke rumah untuk mendapatkan perawatan.

Warga Tagih Janji Jembatan Permanen

Hingga saat ini, warga Dusun Sumberlangsep masih dihantui rasa was-was setiap kali harus melintasi sungai, terutama saat musim hujan.

Ketiadaan jembatan pengganti yang permanen memaksa warga bertaruh nyawa demi menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang menuntut ilmu.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lumajang segera mempercepat pembangunan infrastruktur jembatan yang aman agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan tidak memakan korban jiwa di masa mendatang.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026
Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM
Lebaran Kali Ini Bandung Zoo Belum Bisa Buka, Wali Kota Minta Maaf

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:59 WIB

Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:19 WIB

Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka

Berita Terbaru