Tragis! Pasutri di Lembang Tewas Tertimbun Longsor Saat Terlelap

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEMBANG, Mevin.ID – Bencana tanah longsor kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Sepasang suami istri dilaporkan meninggal dunia setelah rumah yang mereka huni tertimbun material longsoran tebing di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Korban diketahui bernama Hendra Hermawan (25) dan Hana Hardianti (20).

Keduanya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas tak sempat menyelamatkan diri saat tebing setinggi 25 meter di belakang rumah mereka ambrol.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Lembang, Dana Suhenda, mengonfirmasi bahwa pemicu utama longsor adalah intensitas hujan yang sangat tinggi sejak Jumat malam.

Kondisi tanah yang menjadi gembur membuat tebing dengan lebar sekitar 12 meter tersebut kehilangan kestabilan.

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan tanah menjadi gembur. Tebing tidak mampu menahan debit air, sehingga terjadi longsor dan langsung menimpa unit rumah warga,” ujar Dana Suhenda saat dikonfirmasi.

Proses evakuasi segera dilakukan oleh petugas kepolisian bersama aparat desa dan warga setempat. Jenazah kedua korban telah berhasil ditemukan dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

Jalur Kolonel Masturi Sempat Terputus

Selain menelan korban jiwa, cuaca ekstrem di Lembang juga menyebabkan gangguan mobilitas.

Di akses jalan utama Kolonel Masturi, tepatnya di depan kawasan Rumah Seniman Pohon Bambu, sebuah pohon bambu besar roboh dan menutup seluruh badan jalan.

Sempat terjadi kemacetan panjang karena jalur penghubung Cisarua-Lembang ini terputus total dari dua arah.

Namun, berkat kesigapan petugas gabungan, material pohon berhasil dibersihkan dan jalur kini sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan.

Imbauan Waspada Bencana

Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, pihak berwenang mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan perbukitan untuk tetap waspada.

“Kami meminta masyarakat tetap siaga, terutama saat hujan turun dengan durasi lama, guna menghindari adanya korban jiwa susulan akibat bencana serupa,” pungkas Kapolsek.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: CNN Indonesia

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas
Wujudkan Transparansi, Pemkab Majalengka Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:15 WIB

Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA

Berita Terbaru