Tragis! Satu Keluarga Ayatollah Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, di Teheran, Iran, 5 Juli 2025. (via REUTERS/Office of the Iranian Supreme Le)

i

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, di Teheran, Iran, 5 Juli 2025. (via REUTERS/Office of the Iranian Supreme Le)

TEHERAN, Mevin.ID – Konflik di Timur Tengah mencapai titik tertinggi yang memilukan. Tidak hanya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi dilaporkan turut merenggut nyawa putri, menantu, dan cucu sang pemimpin.

Laporan ini dikonfirmasi oleh media Iran, Fars News Agency, pada Minggu (1/3/2026), mengutip sumber yang dekat dengan kantor Khamenei. Kontak dengan sumber di kediaman pemimpin tertinggi tersebut memastikan bahwa seluruh keluarga yang berada di lokasi serangan telah gugur.

Dunia Internasional Bereaksi

Kematian Khamenei (86 tahun) dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, IRNA, yang menyatakan sang pemimpin gugur sebagai syahid akibat agresi rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengumumkan tewasnya Khamenei dalam unggahan di media sosialnya.

Trump juga memperingatkan akan adanya pengeboman lanjutan yang lebih besar sebagai tindakan yang diklaim AS diperlukan untuk melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.

Risiko Ketidakstabilan Regional

Pembunuhan ini membuka babak baru yang mengejutkan dan meningkatkan risiko perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Jika dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Iran, kematian Khamenei akan menciptakan kekosongan kepemimpinan yang serius, mengingat tidak adanya penerus yang jelas untuk memegang kendali atas lembaga ulama dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Reaksi Beragam Warga Teheran

Di tengah duka mendalam yang menyelimuti pendukung pemerintah, laporan saksi mata kepada AP menyebutkan suasana yang kontras di beberapa sudut Teheran.

Sebagian penduduk dilaporkan bersukacita, meniup peluit, dan bersorak gembira menyambut berita kematian tersebut.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Ijazah: Rismon Sianipar Sambangi Kediaman Jokowi di Solo Usai Ajukan Restorative Justice
Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK
Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI
Standar Kelayakan Bermasalah, BGN Hentikan Sementara Operasional 1.512 Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Jawa
Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz
Iran Tutup Total Selat Hormuz bagi Sekutu AS-Israel, Targetkan Serangan Langsung
Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji, Usai Praperadilannya Ditolak 
Dunia di Ambang Krisis: 85 Negara Naikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Israel vs Iran, Vietnam Terparah!

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:13 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah: Rismon Sianipar Sambangi Kediaman Jokowi di Solo Usai Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:08 WIB

Praperadilan Ditolak, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Jalani Pemeriksaan di KPK

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Konflik Agraria Kampung Pilar Bekasi Dibawa ke Senayan, Warga Serahkan Berkas Sengketa ke DPR RI

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:48 WIB

Siasat Teheran dan Penumpukan Cadangan Beijing: 11,7 Juta Barel Minyak Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:18 WIB

Iran Tutup Total Selat Hormuz bagi Sekutu AS-Israel, Targetkan Serangan Langsung

Berita Terbaru