Tri Sampaikan Belasungkawa Kepada Keluarga 2 Korban Meninggal Akibat Sengatan Listrik.

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Adhianto pertama kali mengunjungi kediaman Almh. Rizky Nasywa Aqillah, mahasiswi Universitas Sahid Jakarta, yang bertempat tinggal di Jalan Bougenvile RT 05/29, Blok 5, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Tri Adhianto pertama kali mengunjungi kediaman Almh. Rizky Nasywa Aqillah, mahasiswi Universitas Sahid Jakarta, yang bertempat tinggal di Jalan Bougenvile RT 05/29, Blok 5, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Bekasi, Mevin.ID – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengunjungi kediaman dua korban meninggal akibat sengatan listrik pasca banjir yang melanda wilayah Kota Bekasi.

Kedua korban tersebut adalah warga Kelurahan Teluk Pucung dan Kelurahan Duren Jaya. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap keluarga korban.

Tri Adhianto pertama kali mengunjungi kediaman Almh. Rizky Nasywa Aqillah, mahasiswi Universitas Sahid Jakarta, yang bertempat tinggal di Jalan Bougenvile RT 05/29, Blok 5, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Nasywa meninggal dunia setelah mengalami sengatan listrik di kediamannya pasca banjir.

Menurut keterangan orang tua Nasywa, kejadian bermula saat ayahnya memasang pompa air untuk mengatasi banjir.

Pompa air tersebut kemudian meledak, dan ayahnya berusaha mencabut aliran listrik. Namun, ayahnya justru tersengat listrik, disusul oleh ibunya.

Nasywa yang berusaha membantu juga tersengat dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Primaya Utara, namun nyawanya tidak tertolong.  Ayah dan ibunya selamat dari musibah tersebut.

“Nasywa adalah mahasiswi berprestasi dengan nilai akademik yang sangat memuaskan,” ujar ayahnya dengan penuh duka.

Korban kedua adalah Alm. Indra Wijaya (42 tahun), warga Perumahan Duren Jaya. Indra meninggal dunia saat membantu pembersihan lumpur pasca banjir di area lapangan RW.

Saat terpeleset, ia memegang tiang listrik yang ternyata bermasalah, menyebabkan dirinya tersengat listrik. Indra sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Ia meninggalkan seorang istri serta dua anak yang masih balita.

Wali Kota Bekasi Berikan Dukungan dan Imbauan

Usai mendengarkan kronologi kejadian dari keluarga korban, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan dukungan dan simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Saya harap keluarga dapat bersabar menghadapi musibah ini. Memang berat, tetapi kita harus menerima takdir,” ujar Tri.

Tri juga memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan segera mengevaluasi sistem kelistrikan di wilayah terdampak banjir untuk mencegah terulangnya musibah serupa.

“Kami akan memastikan tidak ada lagi aliran listrik yang berbahaya di area terdampak banjir. Kami juga mengimbau warga Kota Bekasi untuk lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan pembersihan pasca banjir,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, guna memastikan keamanan sistem kelistrikan di wilayah-wilayah rawan banjir.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar tidak ada lagi korban jiwa akibat sengatan listrik pasca bencana.

“Kami akan terus memantau dan mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi warga Kota Bekasi,” tegas Tri Adhianto.

Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana, terutama di wilayah rawan banjir seperti Kota Bekasi.

Dukungan dan solidaritas dari pemerintah serta masyarakat diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban dan mencegah terjadinya tragedi serupa di masa depan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak
Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki
Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup
Geger Ritual Mandi “Celup” di Pantai Karang Hawu, Janjikan Harta dan Jodoh Berujung Kontroversi
Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib
Predator di Sekolah: Oknum Guru SDN di Serpong Diduga Cabuli Belasan Murid, Kini Dirumahkan
Polda NTT Ringkus Penembak Burung Hantu Tyto Alba di Belu, Senapan Angin Diamankan
Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:55 WIB

Polisi Amankan 10 Pelajar ‘Gladiator’ Cianjur, Penanganan Pakai Sistem Peradilan Anak

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:46 WIB

Kades Ngepringan Mandi Lumpur di Kubangan, Protes Jalan Rusak yang Puluhan Tahun Tak Diperbaiki

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:50 WIB

Warga Banda Heboh! Temuan Telur Ayam Diduga Palsu: Dibanting Tak Pecah, Digoreng Meletup

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:31 WIB

Geger Ritual Mandi “Celup” di Pantai Karang Hawu, Janjikan Harta dan Jodoh Berujung Kontroversi

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:10 WIB

Bogor Memanas! Ribuan Sopir Angkot Bakal Geruduk Balai Kota Besok, Tuntut Kejelasan Nasib

Berita Terbaru