Trump Tegaskan AS Bakal Kelola Minyak Venezuela Usai Penangkapan Maduro

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON, Mevin.ID – Dunia internasional kembali dikejutkan dengan manuver politik Amerika Serikat. Pasca penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan AS, Presiden Donald Trump secara terbuka mengumumkan rencana besar Washington untuk mengambil alih pengelolaan sektor minyak negara tersebut selama masa transisi.

Dalam pernyataan resminya di Mar-a-Lago, Florida, Minggu (4/1/2026), Trump mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan energi raksasa Amerika akan segera dikerahkan ke Venezuela.

Tujuannya adalah untuk memperbaiki infrastruktur energi yang dianggapnya telah hancur selama bertahun-tahun di bawah rezim sebelumnya.

Perbaiki Infrastruktur yang Rusak

Trump menekankan bahwa intervensi ekonomi ini perlu dilakukan karena aset energi Venezuela saat ini dalam kondisi “terbengkalai.”

“Kita akan mengerahkan perusahaan minyak terbesar di dunia untuk memperbaiki infrastruktur Venezuela. Mereka akan menghabiskan miliaran dolar demi membangun kembali aset energi yang selama ini terbengkalai,” ujar Trump sebagaimana dikutip dari CNN Internasional.

Langkah ini mencakup rencana ambisius untuk menjual hasil minyak Venezuela ke pasar internasional, yang diklaim Trump sebagai bagian dari upaya memulihkan stabilitas ekonomi kawasan.

Operasi Tengah Malam di Caracas

Terkait penangkapan Maduro, Trump membeberkan bahwa operasi militer tersebut berlangsung sangat cepat pada tengah malam.

Ia menyebutkan bahwa sebagian besar aliran listrik di ibu kota Caracas dimatikan saat aparat hukum dan militer AS melakukan pelumpuhan terhadap kekuatan keamanan Venezuela.

Meski operasi tersebut sukses besar, Trump belum bisa memberikan tenggat waktu yang pasti mengenai berapa lama AS akan mengawal masa transisi pemerintahan di sana.

Puncak Ketegangan Sejak 2025

Kejatuhan Maduro sebenarnya sudah tercium sejak akhir tahun lalu. Pada Desember 2025, tensi kedua negara memuncak saat AS menyita kapal tanker raksasa milik Venezuela di lepas pantai.

Kala itu, Maduro meradang dan menuduh Washington sedang melakukan “intervensi ilegal” demi menguasai kekayaan sumber daya alam Venezuela.

“Kami menolak intervensi brutal pemerintah AS. Biarkan mereka fokus pada urusan dalam negeri sendiri,” tegas Maduro dalam pernyataan terakhirnya melalui AFP sebelum ditangkap.

Dampak Geopolitik Global

Venezuela yang memegang predikat sebagai pemilik cadangan minyak terbesar di dunia kini berada dalam kendali transisi yang dipimpin Amerika Serikat.

Situasi ini diprediksi akan memicu perdebatan sengit di panggung global, terutama terkait kedaulatan negara dan perebutan pengaruh energi di Amerika Latin.

Dunia kini menanti apakah langkah berani Trump ini akan membawa stabilitas yang dijanjikan, atau justru memicu gelombang konflik baru di kawasan tersebut.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu MBG di Bulan Puasa: Ada Kurma, Susu, hingga Telur Puyuh
Black Box Ditemukan, KNKT Mulai Investigasi Kecelakaan ATR 42-500
Seni Cadas Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Muna Sulawesi, Usianya 67.800 Tahun
Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS
Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:00 WIB

Black Box Ditemukan, KNKT Mulai Investigasi Kecelakaan ATR 42-500

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:15 WIB

Seni Cadas Tertua di Dunia Ditemukan di Gua Muna Sulawesi, Usianya 67.800 Tahun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Berita Terbaru