Tundukan Terakhir di Atas Kemudi, Potret Pilu Perjuangan Ojol yang Berpulang dalam Sunyi

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, Mevin.ID – Di bawah temaram lampu ruko Palm Spring, Batam Kota, malam Minggu (15/2/2026) yang seharusnya menjadi waktu istirahat, berubah menjadi suasana penuh duka. Sekitar pukul 23.30 WIB, kerumunan kecil berkumpul di depan sebuah motor Honda Beat Street yang terparkir.

Di atas motor itu, seorang pria bernama Asep masih setia mengenakan jaket hijaunya. Kepalanya tertunduk, tangannya masih di dekat setang, seolah sedang mengambil napas pendek di sela-sela menunggu orderan masuk. Namun, Asep tidak sedang beristirahat. Ia telah beristirahat untuk selamanya.

Kepergian dalam Sunyi

Kematian Asep mengejutkan warga dan rekan sesama ojek online (ojol) di lokasi. Menurut saksi mata, beberapa jam sebelumnya, Asep terlihat dalam kondisi normal layaknya pengemudi lain yang tengah mengadu nasib di aspal jalanan Batam. Tidak ada tanda-tanda kegelisahan atau keluhan yang ia sampaikan.

Namun, waktu seolah berhenti bagi Asep tepat di depan ruko tersebut. Saat warga mencoba menyapanya, pria paruh baya itu sudah tidak lagi memberikan respons.

Penemuan jenazah pengemudi ojol dalam posisi masih “bertugas” di atas motornya ini menjadi pengingat pahit tentang betapa kerasnya perjuangan di jalanan.

Bukan Karena Kekerasan

Tim Inafis Polresta Barelang yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang milik korban pun dilaporkan masih utuh.

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kelelahan yang luar biasa atau memiliki riwayat penyakit tertentu,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Namun, untuk memastikan penyebab pastinya, jenazah Asep kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pahlawan Aspal dan Risiko Kelelahan

Kisah Asep adalah satu dari sekian banyak cerita pahlawan aspal yang berjuang menembus batas lelah demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Aspal jalanan yang keras seringkali menuntut energi lebih, membuat batas antara “lelah biasa” dan “kondisi kritis” menjadi samar.

Kini, motor Honda Beat Street milik Asep tak lagi menderu. Jaket hijaunya menjadi saksi bisu perjuangan terakhir seorang pria yang hingga napas terakhirnya, masih berada di atas singgasana perjuangannya: sepeda motornya sendiri.

Selamat jalan, Kang Asep. Semoga lelahmu menjadi lillah.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir
Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep
Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak
Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan Punya Dugaan Lebih Mengerikan Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pasca Tewasnya Siswa SMAN 5 Bandung, Anak Tongkrongan Kini Diawasi Ketat
Kades Hoho Temui Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Bahas Keamanan hingga Tata Kelola Desa

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:41 WIB

Surganya Telah Berpulang: Kisah Alif, Siswa SMP Pengupas Bawang yang Menjaga Ibu Hingga Napas Terakhir

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:43 WIB

Minibus Terpental Seruduk Truk Tronton m di Tol Gempol Terekam Dashcam, Sopir Diduga Microsleep

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:36 WIB

Semarak Ramadhan di Bantargebang: LPM Ciketing Udik Gelar Santunan dan Ngabuburit Bareng Komedi Topeng Bekasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:44 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa One Way Lokal di 6 Titik Jalur Puncak

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:30 WIB

Senyum Taslim di Balik Kompensasi Rp1,4 Juta Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru