Turunkan Angka Stunting, Ibu Hamil & Balita Juga Akan Dapat Makan Bergizi Gratis

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memberikan sambutan pada kegiatan Retreat Pejabat Eselon I dan Ii di lingkungan BKKBN di Bandung, Jumat (17/1/2025).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memberikan sambutan pada kegiatan Retreat Pejabat Eselon I dan Ii di lingkungan BKKBN di Bandung, Jumat (17/1/2025).

Bandung, Mevin.ID — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji menyebut ibu hamil dan Balita akan segera mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan sesuai membuka kegiatan Retreat bagi pejabat BKKBN di Bandung, Jumat (17/1/2025).

“Hari senin saya akan bertemu dengan Ketua Badan Gizi Nasional Prof. Dadan Hindayana untuk membicara MBG bagi ibu hamil dan Balita. Kita akan launching sebagai upaya untuk menekan stunting,” kata Wihaji kepada wartawan.

Dalam pelaksanaan MBG ini, katanya, biayanya berasal dari BGN, namun pelaksanaanya melibatkan perugas BKKBN.

Ia mengatakan pihaknya terus berkomitmen dalam membangun program stunting. BKKBN bertekad untuk menurunkan angka stunting pada 2025.

Seluruh pihak, katanya, diharapkan terus bekerja sama mempercepat penurunan stunting sesuai target Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yakni 18 persen.

Wihaji juga mengingatkan seluruh pegawai Kemendukbangga/BKKBN untuk terus berkolaborasi mengimplementasikan lima program percepatan atau quick wins.

Lima quick wins yang ditetapkan oleh Kemendukbangga/BKKBN untuk tahun 2025, pertama yakni Gerakan orang tua asuh cegah stunting (Genting); kedua, taman asuh anak melalui penyediaan tempat penitipan anak atau daycare unggulan; ketiga, Gerakan ayah teladan (Gate).

Program keempat, yakni aplikasi super berbasis akal imitasi (AI) yang melayani konsultasi keluarga: sedangkan kelima, yakni lanjut usia (lansia) berdaya, yang menyediakan layanan berbasis komunitas untuk para lansia yang tidak mendapatkan perawatan oleh anaknya.
***

 

Facebook Comments Box

Penulis : Ude D Gunadi

Editor : Dude

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepesertaan BPJS PBI JK Sempat Nonaktif? Begini Cara Mudah Cek dan Mengaktifkannya Kembali Lewat NIK KTP
Indonesia Terjebak ‘Triple Planetary Crisis’, Menteri LH dan MUI Serukan Jihad Lawan Sampah Sungai
KPK Bongkar Modus ‘Jalur Siluman’ di Bea Cukai, Berikan 5 Rekomendasi Tegas untuk Benahi Impor
KPK: Saksi Pemerasan Rp 10 M Silakan Lapor ke Dewas, Bantah Nama Bayu Sigit
Sikat Rentenir, Presiden Prabowo Siapkan Gerai Pinjaman Super Mikro Lewat Kopdes Merah Putih
Hijrah ke IKN, ASN akan Tinggal di Rumah Susun
Prabowo Soroti Bocornya Dana Desa: 10 Tahun Mengucur, Tak Sampai ke Rakyat
Terungkap! Eks Kepala KPP Banjarmasin Rangkap Jabatan di 12 Perusahaan, KPK Dalami Modus Korupsi Pajak

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 20:02 WIB

Kepesertaan BPJS PBI JK Sempat Nonaktif? Begini Cara Mudah Cek dan Mengaktifkannya Kembali Lewat NIK KTP

Senin, 16 Februari 2026 - 16:25 WIB

Indonesia Terjebak ‘Triple Planetary Crisis’, Menteri LH dan MUI Serukan Jihad Lawan Sampah Sungai

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:45 WIB

KPK Bongkar Modus ‘Jalur Siluman’ di Bea Cukai, Berikan 5 Rekomendasi Tegas untuk Benahi Impor

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:45 WIB

KPK: Saksi Pemerasan Rp 10 M Silakan Lapor ke Dewas, Bantah Nama Bayu Sigit

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:30 WIB

Sikat Rentenir, Presiden Prabowo Siapkan Gerai Pinjaman Super Mikro Lewat Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru