Bekasi, Mevin.ID – Usaha Mikro Kecil dan Menegah yang ada di Kota bekasi salah satunya Budidaya Ikan Hias bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tingkat Nasional, apalagi selama ini ikan hias itu diekspor ke RRC dibuat bahan kosmetik.
Hal tersebut saat acarae Reses pertama di tahun 2025 dari Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bekasi H. Ahmad Murodi, S.Pd di RW. 011 Kelurahan Jaka Sampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Pada acara reses pertama tahun 2025 itu tampak hadir para tokoh masyarakat Bekasi Barat, termasuk Ustadz Nanang SPd dan ibu-ibu pengurus Posyandu di Bekasi Barat itu.
Kepada tamunya Ustadz Nanang SPd mengaku senang karena baru kali ini di kampungnya ada anggota dewan yang datang dilingkungannya.
“Terima kasih Bapak Dewan hadir di lingkungan kami, karena seumur-umur baru kali ini ada anggota dewan DPRD Kota Bekasi yang nengokin lingkungan kami,”ungkap Ustadz Nanang dengan nada medok bahasa Bekasi asli.
H. Ahmad Murodi, S.Pd dalam sambutannya mengaku senang bisa bertemu para tokoh dan Ibu-Ibu se Bekasi Barat.
“Kehadiran kami ke lingkungan disini dalam rangka menyerap aspirasi warga, dan kebetulan sekarang ini saya duduk di Komisi II DPRD Kota Bekasi, yang membidangi pembangunan lingkungan,”ungkapnya.
Reses DPRD Kota Bekasi ini penting, untuk menampung aspirasi warga yang tertinggal dari usulan kegiatan Musrembang yang belum lama berlangsung.
Warga Bekasi khususnya Ibu-Ibu di Bekasi Barat, agar terus menghidupkan UMKM di wilayah ini.
“Ayo kita bentuk wadah UMKM di setiap wilayah dan setiap 25 orang pengusaha UMKM, dalam rangka penguatan ketahanan ekonomi nasional”, katanya
“Lalu bagi Bapak-Bapak, yang juga hobby ternak ikan hias, ayo kita giatkan usaha ikan sehingga banyak hal yang kita bisa berdayakan, InsyaAllah bisa menghidupkan dapur kita bersama,”ajak Dewan Ahmad Murodi, S.Pd.
Terkait usaha budidaya ikan hias menurut anggota Dewan PKB itu, selama ini diekspor ke RRC sehingga juga salah satu yang menopang ekonomi nasional.
“Karena selama ini diekspor ke RRC dibuat bahan kosmetik. Dan kosmetik itu berharga mahal yang selama ini dipakai para wanita Indonesia,”kata Achmad Muchrodi.
Pada kesempatan reses tadi, anggota Dewan Ahmad Murodi, S.Pd juga banyak menampung berbagai usulan dari warga Bekasi Barat.
“Termasuk soal adanya ijazah anaknya warga yang saat ini masih ditahan pihak sekolah SMA dan SMK swasta, agar segera didata dan dilaporkan kepada Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi. InsyaAllah nanti kita bantu mencari jalan keluarnya,”janji Ahmad Murodi, S.Pd. ***
Penulis : Pratigto


























