New York, Mevin.ID – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan bahwa pemblokiran bantuan kemanusiaan, terutama pasokan medis, ke Jalur Gaza akan memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi kesehatan dan keselamatan anak-anak.
Dalam pernyataan pers pada Rabu (5/3), UNICEF menyatakan bahwa blokade ini berpotensi mengancam ribuan nyawa anak-anak di Gaza.
Risiko Kesehatan yang Serius
UNICEF menekankan bahwa blokade pasokan medis, termasuk vaksin, dapat mengakibatkan penangguhan program vaksinasi rutin. Hal ini akan menempatkan anak-anak Gaza pada risiko tinggi terjangkit penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti campak, polio, dan difteri.
Selain itu, organisasi tersebut menyoroti dampak buruk pada unit persalinan di rumah sakit Gaza. Kurangnya peralatan dan pasokan medis vital membuat rumah sakit tidak mampu memberikan perawatan esensial bagi bayi-bayi prematur, yang sangat bergantung pada fasilitas kesehatan yang memadai untuk bertahan hidup.
Desakan untuk Akses Kemanusiaan
UNICEF mendesak agar akses kemanusiaan segera dan berkelanjutan diberikan ke Gaza. “Ribuan nyawa anak-anak akan terancam jika situasi ini terus berlanjut,” ujar UNICEF dalam pernyataannya.
Latar Belakang Blokade
Pada Minggu (2/3), Israel mengumumkan akan memblokir masuknya barang dan pasokan ke Gaza. Langkah ini diambil menyusul berakhirnya tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, yang mulai berlaku pada Januari 2025.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa blokade ini dimaksudkan untuk menekan Hamas agar menerima usulan memperpanjang tahap pertama kesepakatan gencatan senjata. Usulan tersebut diajukan oleh utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.
Dampak Kemanusiaan yang Luas
Blokade ini tidak hanya memengaruhi pasokan medis, tetapi juga bahan makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya. Situasi ini semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza, yang telah mengalami krisis berkepanjangan akibat konflik dan pembatasan akses.
UNICEF menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk segera mengatasi krisis ini dan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat mencapai mereka yang paling membutuhkan, terutama anak-anak. “Anak-anak tidak boleh menjadi korban dari konflik yang tidak mereka ciptakan,” tegas UNICEF.
Dengan peringatan ini, UNICEF berharap dapat mendorong tindakan cepat dan konkret dari komunitas internasional untuk mencegah bencana kemanusiaan yang lebih besar di Gaza.***
Sumber Berita: Xinhua


























