UNICEF: Satu Juta Anak di Gaza Menderita Trauma Psikologis

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York, Mevin.ID – Juru bicara Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), Tess Ingram, mengonfirmasi bahwa “satu juta anak di Jalur Gaza menderita trauma psikologis.”

Berbicara kepada Al Jazeera, dia mengatakan bahwa “kondisi kehidupan yang dihadapi keluarga-keluarga di Gaza sangat berbahaya; mereka membutuhkan air minum, pasokan bantuan, dan selimut.”

Ia menegaskan bahwa “10.000 truk bantuan telah mencapai Gaza sejauh ini, namun kami membutuhkan lebih banyak lagi.”

“Aliran bantuan ke Gaza telah meningkat sejak gencatan senjata, tetapi masih belum cukup untuk menghilangkan kekurangan selama 15 bulan.”

Ia menegaskan bahwa “jika pabrik desalinasi di Gaza tidak dioperasikan, anak-anak di Jalur Gaza akan menghadapi risiko kesehatan yang serius.”

Di sisi lain, Tess Ingram mencatat bahwa “masyarakat Jalur Gaza sendirilah yang akan menentukan masa depan daerah kantong tersebut, dan mereka bertekad untuk membangun kembali apa yang telah hancur.”

Tahap enam minggu pertama perjanjian gencatan senjata berlangsung di Gaza pada 19 Januari, menghentikan perang Israel yang menewaskan lebih dari 47.500 orang dan menghancurkan daerah kantong itu.

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Netanyahu dan mantan menteri militernya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Palinfo

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harta Djaka Budhi Utama dan Tekanan Reformasi Bea Cukai di Bawah Ancaman Purbaya
BNPB Perbaharui Data Terbaru : Korban Banjir–Longsor Sumatera Tembus 883 Jiwa
Mendagri Minta Bupati Aceh Selatan Segera Pulang dari Umrah: “Warga Sedang Butuh Pemimpin, Bukan Foto Ihram”
Ide Patungan Beli Hutan: Sindiran Baru untuk Negara yang Kehilangan Kepercayaan Publik
Seharian Bersama Wapres Gibran: Menembus Lumpur, Merangkul Luka, dan Menyulam Harapan Korban Banjir Sumatera
Prabowo Pertimbangkan Usulan Bahlil: Kepala Daerah Dipilih DPRD demi Turunkan Ongkos Politik
Gerindra Copot Mirwan MS dari Ketua DPC Aceh Selatan Usai Pergi Umrah di Tengah Bencana
Bupati Absen di Tengah Bencana, Gubernur Aceh Pastikan Teguran Tegas

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:35 WIB

Harta Djaka Budhi Utama dan Tekanan Reformasi Bea Cukai di Bawah Ancaman Purbaya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:23 WIB

BNPB Perbaharui Data Terbaru : Korban Banjir–Longsor Sumatera Tembus 883 Jiwa

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:05 WIB

Ide Patungan Beli Hutan: Sindiran Baru untuk Negara yang Kehilangan Kepercayaan Publik

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:03 WIB

Seharian Bersama Wapres Gibran: Menembus Lumpur, Merangkul Luka, dan Menyulam Harapan Korban Banjir Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:47 WIB

Prabowo Pertimbangkan Usulan Bahlil: Kepala Daerah Dipilih DPRD demi Turunkan Ongkos Politik

Berita Terbaru