MAJALENGKA, Mevin.ID – Siapa sangka ikan lele yang biasanya digoreng atau dipecel bisa berubah menjadi hidangan penutup (dessert) dan minuman yang menggugah selera?
Inovasi unik ini muncul dalam Lomba Menu Olahan Ikan Lele tingkat Kabupaten Majalengka yang digelar di Aula BKPSDM, Minggu (8/2/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka ini merupakan bagian dari kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186.
Selain merayakan hari lahir kabupaten, lomba ini menjadi ajang kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) untuk menekan angka stunting.
Inovasi di Luar Nalar: Lele Jadi Minuman
Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah, menjelaskan bahwa pemilihan ikan lele didasari atas kemudahan budidaya dan harganya yang merakyat, namun kaya akan gizi. Ia mengaku takjub dengan kreativitas para kader PKK dari berbagai kecamatan.
“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong kreativitas kader dalam mengolah lele menjadi menu yang sehat, lezat, dan bernilai ekonomi. Ternyata hasilnya luar biasa, ada yang dibuat dessert hingga minuman,” ujar Hj. Iim.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, yang hadir langsung untuk mencicipi hasil olahan peserta, memberikan apresiasi tinggi. Ia bahkan sempat terkejut karena tidak menemukan aroma amis (hanyir) pada olahan minuman berbahan dasar ikan tersebut.
“Tadi saya coba, tidak hanyir, rasanya segar seperti minuman buah. Inovasi seperti ini harus terus diberdayakan, jangan hanya berhenti di perlombaan saja karena ini punya potensi ekonomi kreatif rumah tangga,” tegas Bupati.
Daftar Pemenang Lomba Olahan Lele
Setelah melalui proses penjurian yang ketat berdasarkan aspek kreativitas, rasa, dan kandungan gizi, berikut adalah para jawaranya:
- Juara I: TP PKK Kecamatan Kertajati
- Juara II: TP PKK Kecamatan Jatiwangi
- Juara III: TP PKK Kecamatan Palasah
Langkah Strategis Atasi Stunting
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini menjadi bagian dari program Majalengka Langkung SAE dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Konsumsi protein ikan diharapkan menjadi kebiasaan baru bagi ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak-anak untuk memastikan pertumbuhan generasi muda Majalengka yang lebih baik.
Dengan adanya lomba ini, masyarakat diharapkan terinspirasi bahwa menyediakan makanan bergizi tidak harus mahal, namun memerlukan kreativitas agar disukai oleh anak-anak.***
Penulis : Ahmad Hudri Harisman
Editor : M. Salman Faqih


























