JAKARTA, Mevin.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan perluasan dampak banjir pada Kamis (29/1).
Hingga saat ini, tercatat 20 Rukun Tetangga (RT) dan 5 ruas jalan utama di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 50 cm hingga mencapai 1,5 meter.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (28/1) malam, yang menyebabkan kenaikan status pada sejumlah pos pantau air.
“Kenaikan Bendung Katulampa mencapai status Waspada/Siaga 3. Hal yang sama terjadi di Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, dan Pos Angke Hulu,” jelas Yohan.
Sebaran Wilayah Terdampak Banjir
BPBD merinci titik-titik lokasi yang saat ini masih tergenang air cukup tinggi:
1. Jakarta Timur (14 RT)
-
Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
-
Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
-
Kelurahan Cawang: 5 RT
-
Kelurahan Cililitan: 1 RT
-
Ketinggian Air: 110 cm hingga 150 cm.
2. Jakarta Barat (6 RT)
-
Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT
-
Kelurahan Kedoya Selatan: 3 RT
-
Ketinggian Air: 30 cm hingga 70 cm.
Lalu Lintas Terganggu: 5 Ruas Jalan Tergenang
Selain pemukiman, akses transportasi di beberapa titik Jakarta juga terhambat akibat genangan air setinggi 15–40 cm:
| Lokasi Jalan | Kelurahan | Ketinggian Air |
| Jl. Meruya Selatan | Meruya Selatan (Jakbar) | 40 cm |
| Jl. Srengseng Raya | Srengseng (Jakbar) | 40 cm |
| Jl. Raden Inten II | Duren Sawit (Jaktim) | 25 cm |
| Jl. Daan Mogot KM 12 | Cengkareng Timur (Jakbar) | 15 cm |
| Jl. Ciledug Raya | Cipulir (Jaksel) | 15 cm |
Catatan: Puluhan motor dilaporkan mogok akibat nekat menerobos banjir di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur.
Respon Cepat Pemprov DKI
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga petugas Pemadam Kebakaran. Fokus utama saat ini adalah:
-
Penyedotan genangan menggunakan pompa mobile.
-
Memastikan tali-tali air tidak tersumbat sampah.
-
Pendistribusian kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak atau memilih bertahan di rumah.
Pemerintah menargetkan genangan akan surut dalam waktu cepat seiring dengan optimalisasi pompa di lapangan.***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Antara
























