Update BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh-Sumatera Tembus 1.030 Jiwa

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Sebanyak 82 desa dalam tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, masih terisolir akibat banjir. (Arsip Istimewa)

Ilustrasi. Sebanyak 82 desa dalam tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, masih terisolir akibat banjir. (Arsip Istimewa)

Jakarta, Mevin.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Selasa (16/12/2025) pukul 08.49 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.030 jiwa.

Selain korban tewas, BNPB juga mencatat sebanyak 206 orang masih dinyatakan hilang, sementara sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

“Meninggal dunia 1.030 jiwa, hilang 206 jiwa, dan terluka sekitar 7.000 jiwa,” demikian keterangan tertulis BNPB.

Berdasarkan data BNPB, korban meninggal tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan korban terbanyak, yakni 184 orang, disusul Aceh Utara 163 orang, Tapanuli Tengah 122 orang, dan Tapanuli Selatan 86 orang.

Selanjutnya, korban meninggal juga tercatat di Aceh Tamiang sebanyak 68 orang, Kota Sibolga 54 orang, Aceh Timur 53 orang, Tapanuli Utara 36 orang, Bireuen 33 orang, Bener Meriah 30 orang, serta Pidie Jaya 29 orang.

Sementara itu, Aceh Tengah dan Padang Pariaman masing-masing mencatat 24 korban jiwa, Kota Padang Panjang 21 orang, Deli Serdang 17 orang, Langkat dan Aceh Tenggara masing-masing 13 orang, Kota Medan 12 orang, serta Kota Padang 11 orang.

Korban meninggal juga dilaporkan di Humbang Hasundutan sebanyak 10 orang, Kota Langsa dan Gayo Lues masing-masing 5 orang, Pasaman Barat 4 orang, serta Kota Lhokseumawe 4 orang.

Selain korban jiwa, BNPB mencatat kerusakan infrastruktur dalam skala besar. Sebanyak 186.488 rumah dilaporkan rusak akibat banjir dan longsor. Kerusakan juga terjadi pada sekitar 1.600 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 967 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung atau kantor, serta 145 jembatan.

BNPB menyatakan proses penanganan darurat, pencarian korban, serta pemulihan dampak bencana masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah pusat, daerah, dan relawan.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Online Scam Kamboja Bubar, Ribuan WNI Serbu KBRI Phnom Penh Minta Pulang
Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’
Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek
Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”
Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar
Tragedi Tambang Emas Pongkor: 11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun, Korban Berhasil Dievakuasi
KPK Panggil Eks Menpora Dito Terkait Kasus Kuota Haji: ‘Nyanyian’ Islah Bahrawi akankah Terbukti?
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem: Banten Berpotensi Hujan Lebat & Angin Kencang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:03 WIB

Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:29 WIB

Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:00 WIB

Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:33 WIB

Tragedi Tambang Emas Pongkor: 11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun, Korban Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru