Update BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatra Tembus 1.006 Jiwa

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang dan longsor terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (AFP/ADITYA AJI)

Banjir bandang dan longsor terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (AFP/ADITYA AJI)

Jakarta, Mevin.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mencapai 1.006 jiwa hingga Sabtu (13/12/2025).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan angka tersebut merupakan hasil rekapitulasi terbaru dari tiga provinsi terdampak.

“Per hari ini, dari data kami secara umum korban meninggal dunia dari rekapitulasi tiga provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB, Sabtu (13/12).

BNPB mencatat Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi, yakni 415 jiwa. Disusul Sumatra Utara dengan 349 korban jiwa dan Sumatra Barat sebanyak 242 jiwa.

Abdul Muhari menjelaskan adanya pembaruan data korban meninggal dunia di ketiga provinsi tersebut setelah dilakukan verifikasi lanjutan. Di Aceh, jumlah korban meningkat dari 411 menjadi 415 jiwa, Sumatra Utara dari 343 menjadi 349 jiwa, dan Sumatra Barat dari 241 menjadi 242 jiwa.

Sementara itu, jumlah korban hilang tercatat sebanyak 217 orang, menurun dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 226 orang. Penurunan angka tersebut terjadi setelah proses identifikasi berbasis data kependudukan dan pemeriksaan jasad korban.

“Setelah dilakukan verifikasi data berbasis Dukcapil dan identifikasi jasad korban, ada beberapa korban yang sebelumnya tercatat merupakan korban longsor, namun ternyata telah meninggal dan dimakamkan di lokasi pemakaman yang kemudian terdampak longsor,” ujar Abdul Muhari.

Adapun jumlah pengungsi saat ini tercatat sebanyak 654.642 orang, berkurang 199.508 jiwa dibandingkan data pada 12 Desember 2025 yang mencapai 884.889 orang.

Dalam hal penanganan logistik, BNPB menyebut perbaikan jalan nasional dan jembatan masih terus dilakukan. Akibatnya, distribusi bantuan hingga kini masih mengandalkan jalur udara.

“Yang saat ini masih dominan jalur udara. Kita harapkan awal minggu depan jalur darat sudah bisa dioptimalkan sehingga volume bantuan yang dikirim bisa meningkat,” pungkasnya.

BNPB bersama pemerintah daerah dan tim gabungan terus melakukan upaya tanggap darurat, pencarian korban hilang, serta percepatan pemulihan akses dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Online Scam Kamboja Bubar, Ribuan WNI Serbu KBRI Phnom Penh Minta Pulang
Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’
Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek
Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”
Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar
Tragedi Tambang Emas Pongkor: 11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun, Korban Berhasil Dievakuasi
KPK Panggil Eks Menpora Dito Terkait Kasus Kuota Haji: ‘Nyanyian’ Islah Bahrawi akankah Terbukti?
BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem: Banten Berpotensi Hujan Lebat & Angin Kencang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:03 WIB

Waspada! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: DKI Jakarta dan Banten Berstatus ‘Awas’

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:29 WIB

Dugaan Jual-Beli Jabatan, Sekda Kabupaten Bekasi Diperiksa KPK Terkait Suap Ijon Proyek

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:30 WIB

Viral dan Kocak! Warga Ciracas Ngadu Longsor ke Dedi Mulyadi, Netizen: “Tong ka Pak Dedi, ka Si Doel Atuh!”

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:00 WIB

Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kerja Berat Tim SAR Gabungan Terbayar

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:33 WIB

Tragedi Tambang Emas Pongkor: 11 Penambang Tewas Akibat Gas Beracun, Korban Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru