UPDATE Korban Tewas Longsor Cisarua Bertambah Jadi 34 Orang

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tambahan sembilan kantong jenazah pada Senin (26/1/2026).

Dengan demikian total korban tewas yang ditemukan hingga saat ini mencapai 34 orang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar hari ini menerima 9 kantong jenazah, terdiri dari 8 jenazah utuh dan 1 bagian tubuh.

“Dari total 34 kantong jenazah itu, 20 kantong jenazah sudah teridentifikasi. Karena 20 sudah teridentifikasi, maka masih ada 14 jenazah lagi yang sedang diidentifikasi,” kata Hendra.

Operasi pencarian yang dimulai pukul 07.00 WIB sempat terhenti sekitar pukul 10.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur lokasi bencana, namun kemudian dilanjutkan kembali beberapa jam kemudian.

Proses identifikasi korban menghadapi tantangan berat, mengingat beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Empat kantong jenazah dikirim ke RSUD Cibabat dan empat lainnya ke RS Sartika Asih untuk penanganan identifikasi DNA. Sisanya masih berada di Pos DVI untuk pemeriksaan postmortem dan antemortem.

“Apabila diperlukan DNA, maka ada proses perbandingan dengan keluarganya. Ada juga kemungkinan bagian tubuh tersebut masih bisa dikenali melalui sidik jari. Namun untuk bagian tubuh tertentu memang kita mengalami kesulitan,” jelas Hendra.

Longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Cisarua, pada Sabtu (24/1) dini hari itu telah menyapu setidaknya 30 rumah.

Luas area terdampak diperkirakan mencapai 26 hektare di kaki Gunung Burangrang. Operasi kemanusiaan untuk mencari korban yang masih dinyatakan hilang terus dilakukan di tengah kondisi medan yang berat dan cuaca yang tidak menentu.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru