UPDATE Longsor Cisarua: 24 Kantong Jenazah Diterima Tim DVI, Longsor Susulan Hambat Operasi Pencairan

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan kondisi yang masih sulit.

Hingga pukul 16.00 WIB Minggu (25/1), tim SAR telah menyerahkan 24 kantong jenazah kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia belum dapat dipastikan karena proses identifikasi masih berlangsung.

Sementara itu, 80 warga masih dilaporkan hilang dan menjadi fokus pencarian tim gabungan.

“Kami hanya bisa memberikan informasi terhadap (jumlah) kantong jenazah. Dalam proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban tersebut. Jumlah korban dalam pencarian 80, berdasarkan laporan awal,” kata Ade, Minggu (25/1/2206).

Operasi Pencarian Dihadang Cuaca dan Longsor Susulan

Pencarian sempat dihentikan sementara karena terjadi longsor susulan dan hujan ringan di lokasi bencana. Ade menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan safety officer untuk memantau kondisi tanah guna mengantisipasi risiko pergerakan material lebih lanjut.

“Kami hentikan proses pencarian di jam 16.00 karena melihat situasi kondisi di lapangan, terjadi hujan ringan, jadi untuk keselamatan tim kami hentikan sambil proses evaluasi untuk operasi besok,” jelasnya.

Longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari (24/1) tersebut diduga dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi dan struktur tanah yang labil di lereng Gunung Burangrang. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah tertimbun material tanah.

Tim DVI Polda Jabar kini tengah bekerja untuk mengidentifikasi korban, sementara operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan pada Senin (26/1) dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan cuaca.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru