BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Memasuki hari kelima pascabencana, tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya evakuasi dan identifikasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Hingga Rabu (28/1/2026), tercatat sebanyak 50 kantong jenazah telah dievakuasi dan diterima oleh Tim DVI Polda Jawa Barat.
Dari total puluhan kantong jenazah tersebut, sebanyak 34 jenazah telah berhasil teridentifikasi secara medis. Sementara itu, sisanya masih dalam proses pemeriksaan mendalam untuk memastikan identitas para korban.
Proses Identifikasi dan Kendala DNA
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa identifikasi dilakukan melalui pencocokan data postmortem dan antemortem.
Namun, beberapa jenazah memerlukan tes DNA karena kondisi yang sulit diidentifikasi secara visual.
- Status Identifikasi: 34 jenazah selesai, 16 lainnya masih proses.
- Titik Penitipan: Jenazah yang belum teridentifikasi dititipkan di RSUD Cibabat, Cimahi.
- Estimasi Waktu: Pemeriksaan DNA diperkirakan memakan waktu sekitar 14 hari kerja.
“Selama masih ada kantong jenazah yang diterima Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan diselesaikan secara tuntas,” tegas Kombes Hendra.
Tim K9 Sisir Area Sulit
Untuk mempercepat pencarian korban yang diduga masih tertimbun material lumpur, Polda Jabar kembali menerjunkan unit anjing pelacak (K9) Ditsamapta.
Tim K9 menyisir area-area yang tidak terjangkau oleh alat berat untuk memberikan petunjuk lokasi evakuasi bagi tim di lapangan.
Pemerintah dan pihak kepolisian mengimbau keluarga korban untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi dari RSUD Cibabat, sembari memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dan teliti di tengah kondisi cuaca yang masih dinamis.***
Editor : Bar Bernad

























