UPDATE LONGSOR CISARUA: Tim SAR Gabungan Evakuasi 29 ‘Body Pack’ Korban ke Tim DVI

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Proses pencarian korban bencana tanah longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus membuahkan hasil.

Hingga Senin sore (26/1/2026), Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan telah mengevakuasi total 29 body pack (kantong jenazah) berisi jasad maupun bagian tubuh korban.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengonfirmasi bahwa selama periode pencarian dari tanggal 24 hingga 26 Januari 2026, tim SAR gabungan bekerja ekstra keras di medan yang sulit.

29 Kantong Jenazah Diserahkan ke Tim DVI

Dalam keterangannya, Basarnas merinci bahwa pada hari Senin saja, terdapat penambahan empat kantong jenazah baru yang berhasil dievakuasi dari titik longsor.

“Total dari pertama kali kita melaksanakan operasi, korban yang kita serahkan dalam bentuk body pack berjumlah 29 kantong,” ujar Mohammad Syafi di Posko Utama.

Istilah body pack digunakan karena kondisi jenazah yang ditemukan tim di lapangan tidak selalu dalam keadaan utuh. Basarnas menekankan bahwa identifikasi final mengenai jumlah individu dan identitas korban sepenuhnya merupakan kewenangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Hindari Spekulasi Jumlah Korban

Meskipun jumlah kantong jenazah mencapai 29, Basarnas enggan berspekulasi mengenai jumlah pasti korban jiwa secara personal. Hal ini dikarenakan satu kantong jenazah bisa berisi jasad utuh maupun potongan tubuh (body parts).

“Kami tidak ingin ada spekulasi. Apapun temuan yang didapat oleh tim SAR gabungan akan langsung diserahkan kepada DVI untuk diidentifikasi. Kami juga menjaga sisi kemanusiaan bagi keluarga korban,” tegasnya.

Fokus Pencarian

Berdasarkan data awal, bencana besar yang melanda kawasan Cisarua ini berdampak pada sedikitnya 34 Kepala Keluarga (KK).

Saat ini, tim SAR fokus pada penyisiran area material longsoran, sementara tim DVI Polri bekerja paralel untuk mencocokkan data antemortem dan postmortem guna memberikan kepastian identitas kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat 11 korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi secara medis, sementara puluhan lainnya masih dalam proses pencocokan data di posko identifikasi.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan
Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga
Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:25 WIB

Tim Patroli Polres Cianjur Siap Kejar Aksi Perang Sarung juga Awasi Medsos Selama Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:57 WIB

Pemprov Jabar Siapkan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Segera Daftar di Aplikasi Sapawarga

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Berita Terbaru