MAKASAR, Mevin.ID – Informasi terbaru mengenai hilangnya kontak pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) di wilayah Kabupaten Maros mulai menemui titik terang terkait jumlah penumpang.
Berdasarkan data manifest atau Persons on Board (POB), pesawat tersebut mengangkut total 10 orang.
Rinciannya terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga orang penumpang. Hingga saat ini, upaya pencarian intensif masih dilakukan oleh tim SAR gabungan di titik koordinat duga sekitar kawasan Leang-Leang.
Kondisi Cuaca Saat Kejadian
Informasi awal mengenai kondisi meteorologi saat hilangnya kontak menunjukkan bahwa jarak pandang (visibility) berada di angka delapan kilometer dengan kondisi cuaca sedikit berawan.
Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan koordinasi mendalam dengan BMKG untuk memastikan dinamika cuaca di jalur penerbangan Yogyakarta-Makassar tersebut secara mendetail.
Koordinasi Intensif Antar-Lembaga
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Lukman menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi ketat untuk menangani insiden ini.
Fokus utama saat ini adalah sinergi antara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, AirNav Indonesia, Basarnas, TNI Angkatan Udara, serta pihak operator penerbangan.
“Kami terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh langkah penanganan berjalan optimal,” tegas Lukman dalam keterangannya, Sabtu (17/1).
Imbauan Keselamatan Penerbangan
Menyikapi insiden ini, Kemenhub mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh operator penerbangan nasional untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain:
- Perencanaan Maksimal: Memastikan kepatuhan terhadap persyaratan cuaca minimum pada tahap dispatch, take off, hingga landing sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).
- Implementasi ALAR: Operator diminta mengimplementasikan Approach and Landing Accident Reduction (ALAR) Toolkit sebagai langkah pencegahan insiden, terutama saat fase pendaratan di wilayah pegunungan atau dalam kondisi cuaca buruk.
- Kepatuhan Surat Edaran: Penegasan kembali terhadap pedoman keselamatan penerbangan yang telah diatur dalam berbagai Surat Edaran resmi.
Hingga saat ini, tim Basarnas Makassar yang berjumlah puluhan personel masih berjuang menembus medan pencarian guna memastikan kondisi pesawat dan 10 orang di dalamnya.***
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: RRI.co.id


























